Diduga Mencuri, Atlet Muay Thai Terancam Dipecat

DO dan rekannya tersangka pencurian beruntun ruko di Gunungsari, Lombok Barat. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pengurus cabang olahraga Muay Thai mengatakan akan menindak tegas atlet Muay Thai yang ikut terlibat dalam aksi  pencurian. Bila ada atlet Muay Thai yang ketahuan mencuri, atlet yang bersangkutan akan dicoret dari keanggotaan Muay Thai.

Demikian dikatakan Ketua Harian Pengprov Muay Thai Indonesia (MI), Indra Gunawan yang ditemui Suara NTB di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok Barat (Lobar),  Kamis, 17 Januari 2019. Pernyataan ini disampaikan Indra setelah mendengar salah seorang atlet Muay Thai diduga melakukan pencurian burung.

Baca juga:  Porkemi Dompu Kirim Delapan Atlet di Kejuaraan Antar Graha NTB

“Kalau atlet kami terbukti  mencuri, kita tindak tegas. Kami tidak akan membina atlet yang memiliki mental mencuri,” jelasnya.

Indra yang juga merupakan pelatih Muay Thai NTB  mengatakan dirinya telah mendengar kabar  bahwa salah seorang atlet muay, DS yang diamankan polisi karena diduga melakukan pencurian

burung milik warga di Gunung Sari, Lombok Barat (Lobar), Senin (14/1) lalu. Aksi pencurian yang  diduga dilakukan DS itu terekam oleh CCTV.

Tersangka DS, kelahiran Kekeri, 3 Maret 2000 diduga melakukan aksi pencurian di sebuah Ruko dengan rekannya, Lalu Abdul Basir, alias Basir. Setelah menerima laporan dan mempelajari rekaman CCTV di TKP, aparat berhasil mengidentifikasi pelaku dari ciri-ciri dari wajah.

Baca juga:  Residivis Narkoba Ditangkap Diduga Karena Mencuri

Setelah mengantongi indentitas tersangka, tim Resmob Polsek Gunungsari yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Sumarsono melakukan pencarian keberadaan tersangka. Setelah keberadaannya diketahui, tim Resmob Polsek Gunungsari langsung melakukan penangkapan di sebuah warung miras. DS pada saat itu diduga sedang menikmati miras bersama rekannya. Berdasarkan keterangan tersangka, DS pada saat itu juga berhasil ditangkap bersama tersangka Basir di tempat yang sama. (fan)