Mobil Oknum Anggota Polisi Dibakar Warga

Ilustrasi

Praya (Suara NTB) – Sebuah minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi EA 1031 L yang diduga milik oknum perwira pertama polisi, Sabtu, 22 September 2018 sore dibakar warga. Setelah sebelumnya, mobil tersebut menabrak seorang warga hingga tewas di jalur by pass Lombok International Airport (LIA). Pengemudi mobil itu sendiri kini sudah diamankan di Mapolres Lombok Tengah (Loteng) untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Suherdi, S.H., kepada Suara NTB, Minggu, 23 September 2018 mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penyelidikan terhadap kasus lakantas tersebut. Baik pengemudi maupun mobil yang terbakar juga sudah diamankan di Mapolres Loteng.

“Sesaat setelah kejadian, pengemudi mobil sudah diamankan. Mobil yang terbakar juga langsung diderek begitu api berhasil dipadamkan,” terangnya. Kasus tersebut pun kini sepenuhnya menjadi ditangani Polres Loteng.

Kejadian lakalantas sendiri berlangsung di jalur by pass LIA km 2. Saat itu, korban Inaq Suri (40) seperti biasa tengah berjualan es campur di pinggir jalan. Sekitar pukul 14.30 wita,melaju mobil Toyota Avanza warna putih dari arah barat ke timur, dengan kecepatan tinggi.

Korban kala itu tidak begitu memperhatikan mobil tersebut. Baru setelah berjarak beberapa meter saja, korban sadar mobil tersebut datang. Namun karena laju kendaraan yang begitu cepat, korban tak kuasa menghindar. Hingga tabrakan pun terjadi.

Tubuh korban terpental kearea persawahan tidak jauh di lokasinya berjualan dengan luka parah pada bagian kaki dan kepala. Sementara mobil Toyota Avanza tersebut sempat berputar dan berhenti di pinggir jalan dengan bodi mobil sudah berbalik arah.

Keluarga korban bersama warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, langsung mengejar mobil tersebut. Sementara pengemudi tampak sudah melarikan diri. Warga yang emosi langsung membakar mobil tersebut. Dengan cepat, api pun melalap seluruh bodi mobil putih mulus itu.

Praktis kejadian tersebut langsung menjadi tontonan warga maupun pengendara yang lewat di jalur by pass LIA. Meski sempat terjadi kemacetan, namun aparat kepolisian yang datang beberapa waktu kemudian bisa mengurai kemacetan, sehingga tidak sampai mengganggu aktivitas lalu lintas di jalur tersebut.

Adapun korban yang dinyatakan tewas dilokasi kejadian, langsung dibawa pulang ke rumah duka di Desa Tanak Awu Pujut. Pasca kejadian, sejumlah pejabat Polres Loteng dipimpin langsung Wakapolres Loteng, Kompol Haris Dinzah, datang melayat sekaligus untuk menenangkan pihak keluarga korban.

Terhadap pengemudi mobil yang diduga oknum anggota polisi, Suherdi menegaskan tetap akan diproses secara hukum. Sejumlah saksi mata kejadian juga sudah dimintai keterangan prihal kejadian tersebut. Dan, masih ada beberapa orang saksi lagi yang akan dipanggil. (kir)