Resahkan Masyarakat, Polisi Bubarkan Balap Liar di Korleko

Satlantas Polres Lotim saat membubarkan paksa aksi balap liar di Jalan Korleko Kecamatan Labuhan Haji. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Lotim membubarkan paksa aksi balap liar yang dilakukan oleh sekelompok remaja di jalan Korleko Kecamatan Labuhan Haji, Minggu malam.  Aksi balap liar ini kerap meresahkan masyarakat sekitar. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan lima kendaraan roda dua yang ditinggal kabur oleh pemiliknya.

Kepada Suara NTB, Kasatlantas Polres Lotim, AKP. Riyan Faesal, SIK, mengatakan, penggerebekan balap liar di Jalan Korleko itu sudah lama meresahkan masyarakat sekitar. Bahkan beberapa kali dilakukan pembubaran. Namun para pelaku balap liar yang didominasi oleh kalangan remaja itu terus melakukan aksi tersebut. “Pembubaran kita lakukan berdasarkan laporan masyarakat yang resah atas aksi balap liar itu,” jelasnya.

Baca juga:  Pemkot akan Tambah CCTV di Perempatan Jalan

Para pelaku balap liar kocar-kacir melarikan diri saat petugas dari Satlantas Polres Lotim tiba di TKP untuk membubarkan aksi balap liar tersebut. Alhasil, petugas mengamankan lima unit kendaraan roda dua. Kendaraan itu, milik pelaku balap liar yang kabur meninggalkan  kendaraannya saat petugas datang. Kendaraan tersebut dibawa petugas ke Satltantas Polres Lotim untuk dijadikan barang bukti.

“Tidak ada pelaku balap liar yang kita amankan. Hanya kendaraan saja sebanyak 5 unit. Pemilik dari kendaraan itu nantinya kita panggil dan akan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi kegiatan tersebut yang berdampak bagi orang lain maupun dirinya sendiri,”ujarnya.

Baca juga:  Operasi Patuh di Lotim Jaring 84 Pengendara

Menyikapi adanya aksi balap liar di beberapa lokasi, Riyan mengungkapkan, Satlantas Polres Lotim akan menggencarkan patroli ke beberapa titik yang kerap dijadikan balap liar tersebut. Ia berharap masyarakat aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian apabila ada balapan liar.

“Setiap ada laporan akan terus kita tindaklanjuti. Untuk itu kita harapkan masyarakat aktif menginformasikannya ke kami, (Satlantas),” ujarnya. (yon)