Polda NTB Bakal Usut Pemotongan Jatah Bibit Bawang Putih Sembalun

0
37

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB bakal menyelidiki dugaan pemotongan jatah bibit bawang putih di Sembalun, Lombok Timur tahun 2017. Penyidik akan mengumpulkan bahan keterangan dan data.

“Kita cek, untuk mengetahui apakah dugaan itu benar atau tidak, verifikasi dulu,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB, Kombes Pol Syamsudin Baharuddin, Selasa, 15 Mei 2018.

Secara normatif, proses klarifikasi berupa mencari dokumen, permintaan keterangan saksi-saksi, serta pengecekan lapangan. Dia mengatakan hal itu menurut standar prosedur penyelidikan tindak pidana.

Baca juga:  Kejati NTB Didorong Usut Dugaan “Fee” Proyek Oknum Dewan

Untuk langkah awalnya, kata dia, dugaan itu akan ditilik dulu dari lingkup penanganannya. “Apakah ini berkaitan dengan penanganan di Indag atau Tipikor. Kita pilah lingkup penanganannya dulu. Agar jelas arah penanganannya,” sebut mantan penyidik Bareskrim Polri ini.

Sebanyak Rp100 miliar digelontorkan dari APBN-P 2017 untuk penyerapan benih bawang putih lokal di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Penyerapan dipercayakan kepada Pertani dengan target 1.500 ton.

Baca juga:  Jaksa Mulai Intip Proyek dan Aset Mangkrak

Namun, produksi petani Sembalun hanya bisa memenuhi sekitar 350 ton. Untuk penyerapan sejumlah itu, Pertani menghabiskan Rp30 miliar dari total yang dianggarkan. Sementara sisanya dikembalikan ke negara.

Sembalun yang merupakan daerah lereng Gunung Rinjani itu diproyeksikan sebagai salah satu daerah sentra bawang putih. Kementan RI mencanangkan program swasembada bawang putih tahun 2019,

Selain Sembalun, sejumlah kecamatan yang disodorkan Pemkab Lotim sebagai sentra bawang putih antara lain, Pringgasela, Pringgabaya, Sikur, dan Suela. (why)