Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Bibit Lobster Senilai Rp 630 Juta

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 8.501 bibit lobster pesisir selatan Lombok digagalkan penyelundupannya. Dua pelakunya ditangkap. Bibit lobster tersebut nilainya ditaksir mencapai Rp 630 juta.

Direktur Polair Polda NTB, AKBP I Made Sunarta menjelaskan, bibit tersebut berasal dari Pantai Ekas, Jerowaru, Lombok Timur. Rencananya hendak dikirim ke Jakarta.

“Mereka ini menggunakan modus kirim berantai. Dari Lombok Timur sampai nanti ujungnya sampai ke Jakarta,” jelasnya Selasa, 3 April 2018 didampingi Kasubdit Gakkum, AKBP Erwin Ardiansyah.

Ribuan bibit lobster tersebut diamankan pada Senin (2/4) petang di wilayah Beleke, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Bibit diangkut tersangka MS yang mengemudi mobil pikap bernomor polisi DR 9478 LZ.

Bibit lobster itu jenisnya pasir sebanyak 7.650 ekor dan jenis mutiara 851 ekor. Sejumlah bibit itu disimpan di dalam plastik-plastik. Disembunyikan di dalam dus coklat. “Harga keseluruhannya hampir Rp 630 juta,” kata Sunarta.

Dari hasil interogasi di tempat, tersangka MS mengaku akan menyerahkan bibit lobster yang bukan miliknya tersebut kepada seorang pria berinisial SM. “Rencana sama MS mau diover ke sopir lainnya (SM),” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan MS itu dilakukan pengembangan. Hingga didapati SM yang menggunakan Toyota Fortuner. Mobil tersebut rencananya akan melanjutkan pengiriman ke Jakarta.

Para tersangka dikenai Pasal 88 Juncto Pasal 16 Ayat 1 dan atau Pasal 100 Juncto Pasal 7 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 31/2004 tentang Perikanan.

Pemilik bibit lobster tersebut sudah dikantongi penyidik. “Pemiliknya berinisial KH, dia penjualnya, yang bersangkutan masih dalam penelusuran anggota di lapangan,” pungkasnya.

Bibit tersebut kemudian dilepasliarkan Selasa, 3 April 2018 siang di wilayah pantai Medang, Sekotong Barat, Lombok Barat. (why)