TKI Selundupkan Sabu Malaysia ke Lombok

Mataram (Suara NTB) – Jaringan narkoba lintas negara memanfaatkan TKI untuk memasok sabu ke Indonesia, termasuk ke NTB. Tetapi barang haram itu langsung dijegal saat melalui pemeriksaan bandara Lombok International Airport (LIA).

Tersangka penyelundup MN (45) warga Waru, Pamekasan, Jawa Timur dipergoki membawa sabu dari Malaysia seberat 1.415 gram. tersangka menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK306 rute Kuala Lumpur-Lombok.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Yus Fadillah Rabu, 10 Januari 2018 menjelaskan, sabu dimaksud akan diserahkan kepada seseorang yang teridentifikasi berdomisili di Jakarta.

“Dia ini ada jaringan luar negeri. Barang berasal dari luar negeri, dikirim dari Malaysia melalui tersangka yang bekerja sebagai TKI di sana,” ujarnya didampingi Kabid Humas, AKBP Tri Budi Pangastuti.

Baca juga:  Terbukti Salahgunakan Ganja di Trawangan, WNA AS Dihukum Penjara Delapan Bulan

Dari penyelidikan sementara, tersangka berperan sebagai kurir. Sebelum kepulangannya ke Indonesia, 22 Desember 2017 lalu, tersangka sempat diajak jalan-jalan bersama koleganya sesama TKI asal Madura.

Tersangka pun dibelikan tiket pulang lengkap dengan koper yang berisi sabu tersebut. “Alasannya mau pulang ke Madura. Tapi disuruh orang tersebut ke Lombok,” kata Yus.

Dia menerangkan, barang koper tersebut akan diambil seseorang tetapi tak kunjung datang. Sementara tersangka MN sudah keduluan ditangkap petugas bandara dan Bea Cukai.

Sabu seberat 1.415 gram tersebut senilai total Rp 3 miliar. “Kita masih pendalaman jaringan pengirimnya dan penerimanya di sini,” kata Yus. Dari hasil tes urine, tersangka teridentifikasi negatif narkoba.

Baca juga:  Pasutri Dua Dasawarsa Kecanduan Sabu

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, Muhammad Hadi Iswantoro menjelaskan, sabu yang dibawa tersangka kedapatan saat diperiksa di mesin X-Ray terminal kedatangan luar negeri LIA.

“Barang tersebut di tata di dinding koper. Ketahuan saat pemeriksaan xray ada terlihat barang mencurigakan. Akhirnya kita geledah dan kita temukan isinya sabu,” jelasnya.

Tersangka MN dikenakan pasal 112 ayat 2, pasal 113 ayat 2, pasal 114 ayat 2, dan pasal 115 ayat 2 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama seumur hidup atau hukuman mati. (why)