Kejari Loteng Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Tiga Direksi PT. LTB

Advertisement

Praya (Suara NTB) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) telah menjadwalkan pemeriksaan kembali tiga Direksi PT. Lombok Tengah Bersatu (LTB), terkait kasus dugaan korupsi penggunaan dana investasi pemerintah daerah, hari ini. Namun tidak lagi dalam kapasitas sebagai saksi, tetapi sebagai tersangka.

Demikian disampaikan Kasi Pidsus Kejari Loteng, Hasan Basri, SH.MH, saat dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 5 Desember 2017 kemarin. ‘’Surat panggilan sudah kita layangkan kepada ke tiga tersangka. Untuk datang menjalani pemeriksaan kembali di Kejari Loteng,  Rabu besok (hari ini),’’ sebutnya.

Sesuai surat panggilan yang dilayangkan  kata Hasan, pemeriksaan direncanakan mulai pukul 09.00 Wita. Diharapkan ke tiga tersangka bisa datang memenuhi panggilan. Supaya proses penyidikan kasus ini bisa segera tuntas. ‘’Dari komunikasi terakhir, para tersangka sudah berjanji akan datang memenuhi panggilan seperti yang kita harapan,’’ imbuhnya.

Ia menjelaskan, dalam ekspose perkara yang digelar pada Kamis, 30 November lalu, ketiga Direksi PT. LTB sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni L.Ma, Direktur Utama (Dirut) PT. LTB, Direktur Keuangan dan Pengembangan Bisnis, ZA serta AK, Direktur Pemasaran PT. LTB.

Ketiganya dijadikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana investasi Pemkab Loteng. Dengan nilai kerugian negara diduga mencapai Rp 700 juta. Dari total dana investasi pemerintah daerah sebesar Rp 1 miliar pada ditahun 2015 lalu.

Pihak Kejari Loteng sendiri menargetkan akhir tahun ini juga proses penyidikan bisa dituntaskan. Sehingga pada awal tahun 2018 mendatang, kasusnya sudah bisa dilimpahkan ke pengadilan untuk proses persidangan. ‘’Kasus PT. LTB ini memang sudah kita targetkan tuntas tahun ini,’’ tegas Hasan. (kir)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.