Penadah Motor Curian Terciduk saat Transaksi

Mataram (Suara NTB) – Penadah motor curian, JH (49) terciduk saat bertransaksi. Motor Honda Beat plat Bali tersebut diduga hasil curian dengan TKP di pelataran parkir toko mutiara di Petemon, Pagesangan, Mataram empat bulan silam.

“Tersangka ditangkap saat sedang bertransaksi motor diduga hasil curian,” Kata Kapolres Mataram, AKBP Muhammad, Jumat, 17 November 2017.

Motor tersebut dilaporkan hilang 4 Juli 2017 sekitar pukul 23.30 Wita. setelah kasus kehilangan motor itu mengendap, akhirnya dapat terungkap setelah penangkapan JH Kamis 16 November 2017 lalu.

Baca juga:  Motor Honorer DLH Kota Mataram Raib di Halaman Kantor

Tersangka JH yang beralamat di Jempong, Sekarbela, menjual motor curian itu seharga Rp 2,5 juta. Dari pengakuannya, didapati informasi motor bernomor polisi DK 3403 LN yang disinyalir palsu itu diperoleh dari seseorang berinisial S asal Lombok Tengah.

Motor itu dilengkapi dengan STNK, tetapi setelah dicek nomor rangka dan nomor mesinnya tidak sesuai. STNK motor tersebut ternyata dipalsukan. Penyidik tengah berkoordinasi dengan Ditlantas Polda NTB untuk melacak motor tersebut.

Baca juga:  Residivis curanmor Spesialis Kampus Ditangkap

Tersangka dilaporkan calon pembeli lantaran mencurigai motor yang ditawarkan JH. Yakni lubang kunci motor sudah jebol. Kunci motor itu pun adalah hasil modifikasi.

“Ini juga masih kita dalami apakah orang tersebut pelaku pencuriannya apa bukan. Masih didalami penyidik dan tim opsnal di lapangan,” ungkapnya.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan barang curian dengan ancaman penjara paling lama empat tahun. (why)