Pedagang Rempah Tabrak Pengendara Hingga Tewas

Dompu (Suara NTB) – Ramlin (38) warga Ragi Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima harus berurusan dengan pihak Kepolisian setelah menabrak Muliadin, warga Bara Dompu yang mengendara sepeda motor di depannya. Ramlin diduga hilang kendali saat membawa mobil bak terbuka karena mengantuk saat membawa mobil usai mengantar pesanan rempah – rempah di pelanggannya di pasar Soriutu Manggelewa.

Kejadian naas ini terjadi sekitar pukul 11.00 wita di jalan lintas Sumbawa Dusun Foo Mpongi Desa Bara Kecamatan Woja, Kamis, 29 Juni 2017. Mobil bak terbuka dengan nomor polisi B 9289 UAJ warna hitam dan sepeda motor Yamaha RX King dengan nomor polisi B 6635 KOC warna hitam lis putih datang dari arah barat tujuan arah Kota Dompu. Namun Muliadin yang membawa sepeda motor dan membawa sepeda motornya dengan santai ditabrak dari belakang oleh mobil pik up hingga keluar bahu jalan di sebelah kanan.

Akibatnya, Muliadin ikut terseret bersama sepeda motornya yang sudah berada di bawah kolong mobil dan mengalami luka parah di bagian kepala serta tubuhnya. Sementara mobil yang dikendarai Ramlin juga rinsek pada bagian depan dan kaca depan serta samping ikut pecah.

Korban yang langsung dilarikan ke RSUD Dompu itu diduga sudah tidak bisa diselamatkan akibat luka pada bagian kepalanya yang diduga sampai ke otaknya.

Sementara keluarga dan rekan korban yang mengetahui kejadian ini langsung mendatangi lokasi yang tidak jauh dari perkampungan warga. Warga pun sempat berusaha membakar mobil dan sempat menyiramnya dengan bensin yang dijual eceran warga. Tapi syukurnya, aparat Kepolisian dan anggota TNI cepat mengamankan lokasi dan meminta kepada warga untuk menahan diri. Apalagi kasusnya telah ditangani pihak Kepolisian.

“Ini sudah kita tangani. Mohon bersabar. Jangan main hakim sendiri,” harap anggota Polisi yang turun ke TKP.

Di tempat terpisah, Ramlin, sopir mobil bak terbuka yang langsung mengamankan diri di Polsek Woja mengaku tidak menyadari kejadiannya. Namun sebelum kejadian, dirinya merasa ngantuk usai mengantarkan pesanan rempah – rempah di pasar Soriutu Manggelewa. Tapi sebelumnya, sekitar jam 10 pagi, dirinya sempat minum obat usai dirinya mengantar pesanan yang sama langganannya di pasar Wodi Desa Bakajaya Dompu.

“Mungkin pengaruh minum obat nyeri yang saya minum, makanya saya merasa ngantuk sekali tadi saat pulang dari pasar Soriutu Manggelewa,” katanya.

Ramlin pun mengaku pasrah dengan kecelakaan terjadi. Apalagi kejadiannya tidak disadarinya dan dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian. “Saya pasrah saja. Ndak bisa berkomentar banyak,” akunya di balik jeruji tahanan Mapolsek Woja untuk mengamankan diri.

Sementara Bripka Gd Jaya Nugroho, anggota penjagaan Polsek Woja mengakui, sopir mobil bak terbuka yang mengalami kecelakaan di Bara sudah diamankan di tahanan Polsek Woja. Ia datang mengamankan diri sendiri setelah kecelakaan terjadi. “Sudah diamankan,” katanya. (ula)