Pekerja Pembangunan Sekolah Nusa Alam Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa

Mataram (Suara NTB) – Naas menimpa Abdullah alias Bedul. Buruh bangunan itu meregang nyawa kemarin karena terjatuh dari pohon kelapa setinggi 10 meter.

Korban adalah pekerja di pembangunan sekolah internasional di Tanaq Embet, Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.

“Kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia atas nama Abdullah asal Dusun Kekeran, Desa Batulayar,” kata Kapolsek Senggigi, AKP Wendy Oktariansyah.

Peristiwa naas itu terjadi pada Senin (22/5) sekitar pukul 09.45 Wita di proyek Pembangunan Sekolah Internasional Yayasan Nusa Alam.

Abdullah, kata Kapolsek, pada saat itu memanjat kelapa yang berada di dekat alat pengaduk semen. Niatnya baik, korban itu hendak mengambil kelapa kering untuk melindungi kawan-kawannya sesama pekerja. “Niatnya mau dibersihin supaya nanti kalau jatuh tidak mengenai pekerja di bawahnya,” kata Wendy.

Awalnya korban naik dengan lancar. Setelah sampai diatas pohon kelapa tersebut dan sempat memetik sekitar 10 buah kelapa. Tanpa diduga, korban kehilangan keseimbangan.

“Kemudian terjatuh dari jarak 10 meter dengan posisi kepala terlebih dahulu mengenai tanah yang bercampur semen kering didekat alat pengaduk semen,” urainya.

Dua kawan korban langsung membawanya ke Puskesmas Meninting menggunakan sepeda motor. “Di Puskesmas sudah dinyatakan meninggal,” ungkap Wendy.

Korban dibawa pulang untuk disemayamkan dan dimakamkan di kampung halamannya setelah dilakukan visum. Wendy menegaskan, pihaknya masih mendalami terkait adanya dugaan kelalaian dalam pengerjaan proyek sehingga mengakibatkan orang meninggal dunia.

“Kita cek surat izin perusahaan dan pembangunan sekolah internasional itu,” jelasnya. (why)