Tangkap Pengedar di Karang Bagu, Polisi Sita 13,1 Gram Sabu dan Uang Rp 71 Juta

Mataram (suarantb.com) – Polda NTB melalui Subdit 1 Ditresnarkoba berhasil menangkap pengedar narkoba berinisial HD di Karang Bagu Kota Mataram, Rabu, 10 Mei 2017. Tak tanggung-tanggung polisi mendapatkan barang bukti uang puluhan juta rupiah.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat, S. Ag menyatakan pihaknya berhasil menyita barang bukti sabu dengan berat 13,1 gram dan uang puluhan juta.

“Tersangka atas nama HD dengan barang bukti sebanyak 13,1 gram, dengan uang tujuh puluh satu juta lebih,” terang Cheppy, Jumat, 19 Mei 2017.

Menurut Cheppy, pihaknya mendapat informasi bahwa di sana sering terjadi transaksi. Pihaknya kemudian menindaklanjuti laporan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, HD berperan sebagai pelayan. Kepemilikan sabu itu bermodus penjualan. “Modusnya penjualan,” tegas Cheppy.

Pada Rabu, 10 Mei 2017 pukul 16.15 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda NTB melakukan penangkapan terhadap HD di Karang Bagu. Dari hasil penggeledahan didapatkan satu buah plastik warna putih bergaris merah di saku depan sebelah kanan jeans HD. Polisi juga mendapatkan satu buah pipet kaca dalam bungkus rokok di saku depan sebelah kiri.

Baca juga:  Gelar Razia, Polisi Temukan Anak Kelas 4 SD Positif Narkoba

Selanjutnya polisi melakukan penggeledahan di rumah AH tempat sering berlangsungnya transaksi. Dalam penggeledahan itu, polisi mendapatkan dua bungkus kristal putih diduga shabu dengan total berat 13,1 gram di atas lantai dapur. Selain itu didapatkan sebuah tas

merek Bellia di bawah westafle yang ada di dapur. Di bagian luar tas didapatkan uang sejumlah Rp 1.250.000, sedangkan di bagian dalam tas ditemukan uang sejumlah Rp. 70.000.000.

Selain di dapur, polisi juga menemukan beberapa barang bukti di ruang keluarga tepatnya di lantai dekat buffet. Barang bukti yang ditemukan antara lain 5 buah bong, sebuah kaleng plastik yang di dalamnya terdapat sebuah plastik putih transparan yang bertuliskan elsa yang di dalamnya terdapat 25 lembar plastik transparan, 2 buah korek api gas, sebuah gunting warna pink, sebuah pisau lipat warna kuning dan 2 buah pipet plastik yang berbentuk sendok, sebuah handphone merek nokia warna biru muda.

Baca juga:  Pelajar Penyalahguna Narkoba Naik 25 Persen

Selanjutnya polisi juga menemukan sebungkus plastik transparan merk unggul, uang sejumlah Rp 530.000, dan sebuah timbangan elektrik yang bertuliskan made in China CE masing-masing di atas sofa yang ada di ruang tamu dan di atas lantai yang ada di bawah pintu belakang ruang keluarga.

Menurut Cheppy, pada saat penangkapan polisi mendapatkan perlawanan. Ada yang pura-pura pingsan dan ada juga yang melempar atap rumah. Tersangka utama AN atau AH yang juga pemilik rumah masih buron.
“Menurut pengakuan tersangka yang kami tangkap, sedang keluar,” pungkasnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 114 ayat 1 dan 2 dan atau pasal 112 ayat 1 dan 2 dan atau pasal 132 ayat 1 Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. (bur)