Dinas Sosial Lobar Bantu Hilangkan Traumatis Korban Pelecehan Seksual

Mataram (suarantb.com) – Korban pelecehan seksual yang dialami anak di bawah umur meninggalkan trauma mendalam. Baru-baru ini terjadi pelecehan seksual di tiga TKP yang berbeda di NTB, salah satunya menimpa anak berinisial SAL (5), yang dilakukan oleh terduga pelaku MS (63), di Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Dengan adanya kejadian tersebut, Dinas Sosial Lobar berinisiatif untuk membantu melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap psikologis korban dan keluarga.

“Kami dari pekerja sosial dan pihak Polda berinisiatif untuk anak ini dalam asuhan keluarga. Tapi, kita tetap melakukan pendampingan dan pemantauan bagaimana psikologis kondisinya dengan mengkonseling anak ke RPSA Bumi Gora,” beber Suharni, Satuan Bhakti Pekerja Sosial, Dinas Sosial Lobar, Selasa, 28 Februari 2017.

Selain

itu, Suharni juga menilai, ketika anak di bawah umur sudah mengalami pelecehan seksual maka akan ada rasa traumatis yang mendalam. Sehingga untuk penyembuhan psikologisnya dinilai cukup sulit.

Untuk itu, konseling akan dilakukan secara terus menerus meskipun secara garis besar tidak menjamin kesembuhan psikologis si anak.

“Paling tidak bisa mengubah pola pikir anak atau meringankan pola pikir anak agar tidak berpikiran seperti itu,” sambungnya.

Jadi, sejauh ini Dinas Sosial Kabupaten Lobar berupaya melakukan pendampingan. Kemudian penguatan kepada keluarga yang nantinya akan memotivasi sang anak dengan pola pengasuhan lebih baik.

“Karena selama ini kan orang tua terlalu mengabaikan ketika anak bersama kakeknya. Jadi, ya sudah percaya saja namun kenyataannya seperti ini,” pungkasnya. (dea)