Begini Kronologis Pemuda Gangguan Kejiwaan yang Diduga Nekat Perkosa Wanita Paruh Baya

Mataram (suarantb.com) – Perilaku seorang pemuda diduga nekat perkosa seorang wanita paruh baya menggemparkan warga Dusun Rumak Lombok Barat.

Kepala dusun setempat beserta Ketua RT, dan Marbut Masjid Jami’ Asasuttaqwa memberi penjelasan perihal kasus tersebut, Selasa, 21 Februari 2017.

Pada saat kejadian, Marbut yang hendak membuka pintu gerbang masjid, melihat pelaku mondar-mandir melewati masjid, Senin, 20 Februari 2017 sekitar pukul 04.00 wita. Pelaku menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan pakaian sambil memantau masjid.

“Dia datang dari selatan, naik sepeda motor dalam keadaan telanjang. Waktu tiang buka pintu gerbang, lalu pemuda ini mondar-mandir,” Marbut Masjid Jami’ Asasuttaqwa, Sahrudin, saat ditemui di Kantor Kepala Desa Rumak.

Saat itu, pelaku melihat seorang wanita paruh baya memasuki masjid untuk salat subuh. Tanpa pikir panjang, pelaku langsung berlari menghampiri korban dan langsung sigap memeluk erat korban dari belakang.

“Dia (pelaku/red) melihat perempuan mau naik masjid, dia sampai sana. Dia balik, langsung perempuan paruh baya itu dikejar,” lanjutnya.

Dengan spontan, wanita paruh baya tersebut sontak berteriak minta tolong agar pelaku dilepaskan dari tubuhnya. Setelah mendengar jeritan wanita, Marbut dan pak RT pun langsung menghampiri sumber suara dan melihat wanita paruh baya itu dipeluk erat dari belakang oleh pelaku. Seketika marbut dan pak RT pun berusaha untuk melepaskan pelaku.

Sambil menunggu Kepala Desa dan Kepolisian datang, dengan terpaksa pak RT mengikat kedua tangan dan kaki pelaku dengan tali. Setelah itu pelaku dipindahkan ke luar masjid agar pelaku tidak menghalangi dan membahayakan pengguna jalan yang akan memasuki masjid.

Pelaku juga sempat dipakaikan sarung dan celana untuk menutupi tubuhnya namun ditolaknya, hingga akhirnya pelaku ditutupi dengan potongan sajadah oleh Marbot dan ketua RT. (dea)