Ini Daftar Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Malimbu

Mataram (Suara NTB) – Selain dua korban tewas, kecelakaan bus pariwisata yang jatuh ke jurang di jalan raya Pantai Malimbu, Sabtu, 28 januari 2017, juga mengakibatkan korban luka berat dan ringan.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP. Tri Budi Pangastuti menjelaskan bahwa selain dua korban meninggal, terdapat 13 korban lainnya yang mendapatkan mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara. Selain itu ada sejumlah korban lainnya dirawat di RSUP NTB dan RSU Kota Mataram.

Menurut penuturan salah seorang saksi mata, Hj. Titin Hartini (46), bus tersebut tengah menuju Gili Trawangan dengan menempuh rute melintasi Jalan Raya Senggigi.

Bencana datang saat bus bernomor polisi L 7018 LL tersebut melewati salah satu tanjakan di kawasan Pantai Malimbu, Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara.

Lantaran tidak kuat menanjak, bus kemudian bergerak mundur. Celakanya, menurut Titi, rem bus tersebut rupanya blong. Dan bus pun akhirnya jatuh meluncur ke jurang. Bagian belakang bus menghantam tanah terlebih dulu, lalu terjungkal ke sebelah kiri.

Bus tersebut membawa 21 penumpang yang berasal dari samsat Dispenda Cirebon Jawa Barat.

Berikut Daftar Korban Kecelakaan Tersebut :

Korban Meninggal dunia
1. Jajat Jatmika, 48 tahun, asal Cirebon.
2. Wawan Hermawan, 56 tahun, asal Cirebon.

Korban Hidup dan Menjalani Perawatan di RS Bhayangkara Mataram
Taufik, luka robek di kaki dan dahi.
Eang Umar, S.Sos, luka lecet.
Toni Efendi, luka lecet di dahi.
Beny Pratama, fraktur clavicula.
Titin Hartini, luka lecet.
Eka Prasetiatman, patah tulang kaki kiri.
Sunarto, patah tulang kaki kanan.
Wawan Kurniawan, cidera dan patah tulang pipi.
Hendra Juniar, patah tulang kaki kiri.
Moch. Iqbal
Hj. Bachriah, luka lecet.
Deny Setiadi, SE
Nedi Rustandi

Korban hidup dirawat di RSUP NTB
Heri Kurnia
Edi Rosanda
Heri Irawan
Beny S (mengalami pendarahan dalam otak).

Korban hidup dirawat di RSU Kota Mataram
Muhamad Isnaini
Suherman Muljadi

Supir
I Putu Wirya Gandhi.
Saat ini, kasus kecelakaan maut bus pariwisata ini sedang ditangani oleh Polres Lombok Utara. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi serta pemilik kendaraan untuk dimintai keterangan seputar kejadian ini. (aan)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.