Jelang Tablig Akbar, Kapolda Ingatkan Habib Rizieq

Mataram (Suara NTB) – Kapolda NTB, Brigjen Pol Umar Septono mengingatkan kepada siapapun yang datang ke NTB untuk menjaga kondusivitas. Tak terkecuali, Imam Besar FPI, Habib Rizieq yang rencananya mendakwah di Lombok Tengah, akhir pekan ini.

“Siapapun boleh datang ke sini, tapi dengan niat untuk kemaslahatan umat,” tegasnya ditemui di Masjid Baitussalam Mapolda NTB, Senin, 23 Januari 2017.

“Bukan untuk memanas-manasi, memecah-belah, menfitnah, menjelekkan yang lain, memprovokasi. Nggak boleh itu,” imbuh dia.

Jenderal bintang satu itu sangat mendukung kegiatan dakwah di pulau seribu masjid ini. Namun, perlu ada imbauan khusus terhadap sosok kontroversial yang terstigma pada Habib Rizieq.

“Rizieq hadir, silakan. Tapi jangan gara-gara dia hadir situasi jadi gak baik,” tegasnya Kapolda lagi.

Dalam pandangannya, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat NTB cukup terjaga. Sebagai penjaga ketenteraman masyarakat, Kapolda ingin mencegah sedini mungkin potensi gangguan.

“Silakan datang ke NTB. Siapapun ulamanya,” kata dia. “Kita sudah sangat arif di sini masyarakatnya,” tandas Umar. (why)