KAMMI NTB Klarifikasi Prosedur Pemberitahuan Aksi 212

Mataram (suarantb.com) –  Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB melakukan klarifikasi terkait pernyataan Polres Mataram. Pasalnya, Polres Mataram menuding surat pemberitahuan unjuk rasa KAMMI tidak sesuai prosedur.

Menurut Kasubag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa, mengatakan surat pemberitahuan aksi KAMMI NTB menyalahi prosedur, karena tidak dikirim tiga hari sebelum aksi (H-3).

Ketua KAMMI NTB, Roby, mengatakan surat pemberitahuan yang dikirim pada H-2 memang betul tidak sesuai prosedur semestinya. Kendati demikian, Roby meminta pihak kepolisian harus juga menanggapi surat tersebut secara formal.

“Terkait surat yang tidak sesuai prosedur, diakui memang surat pemberitahuan aksi KAMMI dikirim H-2. Tapi tidak pernah kami dapatkan surat tanggapan atau penolakan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis, 1 Desember 2016.

“Kalau kami bersurat secara resmi, ya harus dijawab juga secara resmi, dan sampai saat ini belum ada kami terima. Yang ada malah polisi selalu menjadi mitra kami di lapangan untuk menjaga ketertiban dan kami tetap berkoordinasi juga,” sambungnya.

Terkait rencana aksi besok, Roby mengatakan KAMMI NTB akan menggelar aksi di Polda NTB dan Kejati NTB bersama massa dari Pemuda Muhammadiyah.

“Kita akan menuntut pihak kepolisian maupun kejaksaan melakukan penahanan terhadap Ahok,” ungkapnya. (szr)