Pegawai PU Diduga Dibunuh Sebelum Dibakar

Advertisement

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Kematian Supri Haryanto (50) pegawai Kementerian PU yang ditemukan tewas terbakar setahun yang lalu mulai terkuak. PNS asal Kelurahan Lempeh, Kecamatan Sumbawa, tersebut diduga dibunuh sebelum dibakar. Sesuai hasil otopsi korban yang diterima penyidik Reskrim Polres Sumbawa.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Yusuf Tauziri, S.IK kepada Suara NTB, Sabtu (5/11) lalu menyampaikan pihaknya sudah memperoleh hasil otopsi yang dilakukan dokter forensik Polda NTB. Hasilnya, korban diduga telah dihabisi nyawanya sebelum dibakar. Terbukti dengan ditemukannya tiga bekas luka bacokan di pinggang dan luka tusukan di bagian rusuk korban.

“Hasil otopsinya sudah keluar. Korban dipastikan dibunuh sebelum dibakar,” ujarnya.

Disebutkannya, dalam penanganan kasus ini sebelumnya pihaknya sudah melakukan olah TKP ulang. Selain TKP tempat ditemukan korban, pihak kepolisian menemukan satu TKP lainnya. Yakni lokasi tempat ditemukan helm korban sekitar 300 meter dari lokasi ditemukannya mayat korban yang sudah dalam keadaan terbakar. Disinggung mengenai orang yang dicurigai sebagai pelaku, pihaknya belum bisa menyampaikan secara gamblang. Selanjutnya pihaknya berencana memanggil saksi-saksi guna dimintai keterangan. Pihaknya juga berencana melakukan olah TKP kembali.

Korban yang tinggal di Gang Pendidikan, Kelurahan Lempeh, Sumbawa ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar pada 7 Oktober 2015 lalu. Ia ditemukan di lokasi Kokar Tempoa, Dusun Lamurung, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar. Sebelum meninggal, korban yang merupakan pegawai Kementerian PU ini sempat menghilang selama lima hari. Setelah pamit melakukan survei dan mengawasi proyek hotmix di wilayah Kecamatan Lunyuk.

Beberapa waktu yang lalu, pihak kepolisian melakukan pembongkaran kubur dan melakukan otopsi terhadap jenazah korban. Hal ini menyusul adanya persetujuan dari pihak keluarga. Dalam hal ini pihak Polres meminta bantuan dari Tim Dokkes Polda, dibantu Bag Wasidik. Otopsi tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab kematian korban. (ind)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.