Kasus Dugaan Pembunuhan Nayla Rencananya Direkonstruksi di TKP

Advertisement

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumbawa berencana melakukan rekonstruksi terhadap kasus dugaan pembunuhan Nayla, balita berusia dua tahun empat bulan di Sumbawa. Adapun rekonstruksi rencananya langsung akan dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam waktu dekat.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Yusuf Tauziri, SIK kepada Suara NTB, Kamis, 3 November 2016 membenarkan adanya rencana rekonstruksi tersebut. Guna memperjelas hasil dari pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka yang disampaikan dalam berkas perkara. Dalam hal ini ada dua versi rekonstruksi yang dilakukan. Yakni rekonstruksi versi tersangka lantaran mengelak, dan rekonstruksi versi saksi-saksi.

“Rencananya hari Sabtu nanti kita rekonstruksi langsung di TKP,” ujarnya.

Menurutnya, rekonstruksi dilakukan langsung di TKP guna meyakinkan Jaksa tentang situasi yang sebenarnya. Dimana TKP berada di Kamar Mandi rumah tersangka. Sementara saksi berada di luar. Artinya pihaknya ingin meyakinkan jaksa bahwa saksi yang berada di luar bisa melihat dengan jelas kejadiannya.

“Kita bisa saja melakukan rekonstruksi di Polres atau di tempat lain. Tetapi kita ingin meyakinkan jaksa bahwa saksi betul-betul melihat dengan jelas. Karena saksi di luar rumah si tersangka,” tandasnya.

Guna mengantisipasi pengamanan, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek dan Kasat Sabhara. Mengingat informasi yang diperoleh, warga menganggap perbuatan yang dilakukan tersangka sebagai pembawa sial di dusun setempat. Dalam hal ini sudah tinggal serumah dengan ibu kandung korban, padahal belum resmi menikah.

“Warga sebetulnya sudah puas dengan penanganan kasus yang kita lakukan. Tetapi kami perlu mengantisipasi untuk pengamanan,” pungkas Yusta. (ind)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.