Kasus Skimming ATM, OJK Minta Nasabah Jangan Panik

Mataram (suarantb.com) – Kasus kehilangan uang yang terjadi pada nasabah BRI menghebohkan masyarakat. Namun, masyarakat terutama nasabah BRI diminta tak panik.

Demikian disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Yusri, Selasa, 25 Oktober 2016. “Nasabah tidak perlu panik, karena kalau kasus ini pembobolan, maka bank akan ganti rugi. Bank wajib mengganti semua uang nasabah,” jelasnya.

Baca juga:  Kapolda NTB Perintah Usut Dugaan Pungli Rekrutmen Bintara

Yusri mengaku sudah bertemu dengan pimpinan BRI dan kasus sedang didalami untuk mengetahui modus pelaku. Masih belum diketahui juga apakah kasus kehilangan uang ini termasuk skimming atau bukan.

Ia juga meminta pihak BRI meningkatkan pengamanan di seluruh ATM yang berada di wilayah tanggung jawabnya. “Mereka sudah melakukan pengamanan, tapi sekarang harus lebih ditingkatkan lagi,” imbuhnya.

Baca juga:  Skimiming ATM, Bule Bulgaria Bobol Rp42 Juta Uang Nasabah

Pihak BRI yang dikonfirmasi sebelumnya mengaku siap memberikan ganti rugi pada nasabah yang menjadi korban.

“Kita akan  selidiki kejadian ini. Dan kalau terbukti kasus ini adalah kasus skimming, kita akan menggantikan uang nasabah yang hilang. Dengan eskalasi waktu 20 hari kedepan,” terang Pimpinan BRI Kantor Cabang Mataram, Jaya Hardana, Senin, 24 Oktober 2016.  (ros)