Pemeriksaan Kepemilikan Senjata Ilegal, GB Kembali Diterbangkan ke Jakarta

Mataram (suarantb.com) – Artis pemeran film DPO berinisial GB yang tertangkap usai mengkonsumsi narkoba di Hotel Golden Tulip Mataram, diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan terkait kepemilikan senjata api ilegal, Jumat, 21 Oktober 2016.

GB diberangkatkan ke Jakarta dengan didampingi Tim Penyidik Polda Metro Jaya. Sejak Kamis kemarin, tim penyidik telah tiba di Mataram untuk menjemput GB. Namun GB baru diterbangkan ke Jakarta pagi tadi.

Sebelum diterbangkan ke Jakarta, GB menjalani pemeriksaan di ruang tahanan Mapolda NTB. Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda NTB, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan guna memastikan GB dalam keadaan sehat saat diterbangkan ke Jakarta nanti. “Sekarang dia (GB) cek kesehatan dulu, kemudian langsung dibawa,” ujarnya saat ditemui di Mapolda NTB, Jumat, 20 Oktober 2016.

Baca juga:  Sepasang Calon Pengantin Kepergok Dagang Sabu

Terkait dengan kabar bahwa pemeriksaan GB terkait kasus pemerkosaan yang dilaporkan oleh korbannya berinisial CT, melalui kuasa hukumnya, GB membantah. Menurut kuasa hukum GB, Ahmad Ruliasyah, diterbangkannya GB ke Jakarta hanya terkait soal senjata api (senpi). “Panggilan kasus senpi aja,” singkatnya.

Baca juga:  Sepasang Calon Pengantin Kepergok Dagang Sabu

Sebelumnya, Jumat, 2 September 2016 lalu, brangkas pribadi miliki GB dibongkar di rumahnya di Jakarta. Penyidik menemukan dua buah magazen di mana salah satunya berisikan peluru beserta 658 butir peluru berbagai ukuran. Senjata tersebubut tidak memiliki dokumen lengkap, sehingga penemuan senjata tersebut berbuntut masalah baru terhadap GB. (szr)