Lagi, Polisi Gagalkan Penyelundupan 8.420 Ekor Bibit Lobster di Pelabuhan Poto Tano

Mataram (suarantb.com) – Anggota piket jaga Polsek KP3 Pelabuhan Poto Tano kembali menggagalkan upaya penyelundupan bibit lobster di Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat,  Selasa, 11 Oktober 2016. Pengungkapan tersebut bermula dari pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan menyeberang melalui pelabuhan tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap bus Dunia Mas, ditemukan tiga buah kardus berisi 31 kantong plastik benih lobster. Sebanyak 8.420 ekor bibit lobster ditemukan dalam kantong plastik tersebut.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra. Tri Budi Pangastuti membenarkan pengungkapan upaya penyelundupan bibit lobster tersebut. “Atas penemuan tersebut, anggota piket berkoordinasi dengan Balai Karantina Ikan Pelabuhan Tano,” ujarnya saat ditemui di Mapolda NTB, Rabu, 12 Oktober 2016.

Sopir dan kondektur bus serta benih lobster dibawa ke Polres Sumbawa Barat untuk menjalani pemeriksaan. Sopir bus  diketahui berinisial DA asal Kabupaten Dompu, sementara kondekturnya berinisial EJ alias EBA (45) asal Kabupaten Dompu.

Polisi masih terus mendalami pengirim maupun penerima barang tersebut. Benih lobster diduga akan dikirim menuju Pulau Lombok. “Kita akan terus mendalami pemilik atau pengirim maupun penerima bibit lobster tersebut,” ungkapnya.

Pelaku disangkakan melanggar pasal 88 jo pasal 17 ayat (1) dan/atau pasal 100 jo pasal 7 ayat (2) huruf q undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 45 tahun 2009. Dan Permen KP Nomor 1 tahun 2015 tentang penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan.

“Untuk tetap menjaga benih lobster itu hidup maka kita lepaskan bibit lobster tersebut ke kawasan konservasi. Sementara 50 ekor lainnya kita ambil sebagai sampel untuk barang bukti,” ucapnya. (szr)