Kuasa Hukum: GB Beli Aspat Saat Umroh

Mataram (suarantb.com) – Asal-usul obat yang dimiliki Ketua Umum Parfi berinisial GB terungkap. Obat yang dikenal kalangan murid di Padepokan Brajamusti tersebut dengan nama Aspat. Menurut pengakuan kuasa hukum GB, Irfan Suriadiata, SH, MH, aspat tersebut dibeli oleh GB saat melaksanakan ibadah umroh di Mekkah.

Hal tersebut disampaikan Irfan saat ditemui di Mapolda NTB, Jumat, 16 September 2016.

“Aspat itu dibeli di Mekkah. Itulah obat kalau dia sedang sesak napas. Dia beli saat ibadah umroh di Mekkah, karena kalau obat lainnya tidak mantap. Aspat yang mampu hilangkan asma,” beber Irfan saat akan menjenguk kliennya di Mapolda NTB, Jumat, 16

September 2016.

Baca juga:  NTB di Ambang Darurat Narkoba

GB

Ketua Umum Parfi berinisial GB (suarantb.com/szr)

Sementara berdasarkan hasil tes urine pertama polisi, Aspat tersebut terdapat kandungan methamphetamine, yang kategorinya menyerupai narkotika jenis sabu. Menanggapi hal tersebut Irfan mengatakan bahwa banyak obat jika dicampur akan memiliki zat methamphetamine di dalamnya.

Baca juga:  Residivis Narkoba Ditangkap Diduga Karena Mencuri

“Ada satu hal yang kemarin saya dapat informasi bahwa orang minum bodrex plus panadol saja bisa positif methamphetamine. Jadi pertanyaan sekarang, apakah methamphetamine hanya berasal dari sabu? Itu kewenangan kepolisian untuk mengatakannya,” ungkapnya.

Irfan menambahka, aspat tersebut merupakan obat asma. Dikarenakan GB mengidap penyakit sesak napas. Pemakaian aspat juga dilakukan GB jika mengalami sesak napas. (szr)