Ditangkap, Terduga Pelaku Mutilasi Tukang Ojek di Bima

Kota Bima (Suara NTB) – Terduga pelaku mutilasi terhadap H (47) warga Kelurahan Nae Kecamatan Rasanae Barat Kota akhirnya ditangkap oleh jajaran Sat Reskrim Polres Bima Kota, ditempat persembunyiannya di Desa Teke Kecamatan Palibelo, Rabu, 28 September 2016  sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Antonius F. Gea, SH, S.Ik, mengaku, terduga pelaku pembunuhan itu inisial MN, merupakan tetangga korban. MN yang berusia 27 tahun ditangkap di rumah istrinya, berdasarkan petunjuk dari saksi yang ditelusuri aparat.

“Sebelum ditangkap, petugas mengamankan sepeda motor milik korban yang tergeletak di jembatan Padolo Kecamatan Palibelo. Berdasarkan petunjuk lain pelaku mutilasi mengarah ke MN,” katanya kepada Suara NTB saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, 29 September 2016.

Antonius mengaku, pada saat ditangkap, pihaknya terpaksa menembak kaki kanan MN, karena hendak melawan petugas. Serta pada saat ditangkap pelaku juga berbelit-belit menunjukan Tempat Kejadian Perkara (TKP)pembunuhan hingga mutilasi.

“Anggota terpaksa mengeluarkan timah panas karena melawan saat ditangkap,” ujarnya.

Kasat menjelaskan, saat dilakukan interogasi MN mengakui dan menyesali perbuatannya itu. Hingga saat ini penyidik masih mendalami motif atau alasan terduga pelaku melakukan pembunuhan dan berujung mutilasi.

“Oknum ini masih tertutup, kemungkinan masih shock,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Suara NTB, awalnya korban dan terduga pelaku diduga memiliki hubungan asmara sejenis secara sembunyi. Selama ini pelaku bekerja di Batam, tepat disaat pelaku pulang ke Bima, korban menjemputnya di Bandara Sultan Salahuddin Bim a, Senin, 26 September 2016.

Usai menjemput, keduanya sempat berkencan di sebuah rumah kosong di wilayah Kecamatan Asakota. Diduga, di tempat tersebut terduga pelaku membunuh dan memutilasi korban yang berprofesi sebagai tukang ojek ini.

Seperti diketahui, pembunuhan sadis terjadi di wilayah hukum Polres Bima Kota. Sesosok mayat dengan tubuh terpotong tigabagian ditemukan di pantai Ule Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Bima, Selasa, 27 September 2016 malam sekitar pukul 17.00 wita.

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh tiga orang remaja yang hendak jalan-jalan di tempat (TKP). Salahseorang diantaranya menemukan bagian tubuh terpotong tanpa kepala. Disekitar itu terlihat karung yang diduga berisi bagian tubuh lainnya. (uki)