Takut Dibidik Kamera, 11 Artis Hindari Toilet

Mataram (suarantb.com) – Tertangkapnya Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) berinisial GB dan sepuluh orang lainnya termasuk sang istri akibat diduga mengkonsumsi narkoba menggegerkan tanah air. Pasalnya, GB baru terpilih menjadi Ketua Parfi kedua kalinya dalam kongres Parfi di Mataram, namun pada Minggu 28 Agustus 2016 kemarin, pihak Kepolisian melakukan penggerebekan terhadap mereka di hotel Golden Tulip Mataram dengan indikasi mengkonsumsi narkoba.

Sejak pagi kemarin, 11 orang diamankan di Mapolres Mataram serta dilakukan penyidikan di ruang Res Narkoba Mapolres Mataram. 11 orang yang diperiksa terpaksa menghindari toilet, pasalnya toilet berada di luar ruangan, sementara para awak media menunggu di luar ruangan sejak pagi, Selasa, 30 Agustus 2016.

Baca juga:  Paman dan Keponakan Kompak Bisnis Sabu

Hanya terlihat satu orang pelaku yang dikawal polisi untuk menuju toilet. Tidak diketahui persis orangnya dikarenakan mereka menutup seluruh wajahnya dengan handuk. Sementara pelaku lainnya sejak seharian tidak pernah beranjak dari ruang pemeriksaan.

Beberapa awak media rela menginap di Mapolres Mataram untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut. Tidak satu pun pelaku yang keluar dari ruang penyidikan. Hanya terlihat beberapa anggota polisi rutin mengantarkan makanan ke ruang pemeriksaan.

Baca juga:  Masyarakat Diimbau Waspadai Peredaran Obat Palsu ‘’Pil Halusinogen’’

Keesokan harinya, empat orang pelaku berinisial RA, RNK, YY, dan DN telah dibawa ke RS Bhayangkara Denpasar guna menjalani tes darah lanjutan untuk mengetahui seberapa besar tingkat konsumsi narkoba mereka. Sementara Ketua Parfi berinisial GB dan sang istri berinisial DA secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dan diancam dengan dengan pasal 112 ayat (1) dan/atau pasal 127 ayat (1a) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman 4 sampai dengan 15 tahun penjara. (szr)