Polair Polda NTB Amankan 1700 Karang Hidup di Pelabuhan Lembar

Mataram (suarantb.com) – Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polda NTB mengamankan 11 dus berisikan 1700 karang hidup di Pelabuhan Penyeberangan Fery Lembar. Personel Gakkum Polair mengamankan karang berjenis Animo sekitar pukul 12.30 Wita, Minggu, 21 Agustus 2016.

Informasi yang diterima suarantb.com melalui Humas Polda NTB, terdapat sebanyak enam dus karang hidup yang diduga hendak diselundupkan dari Desa Bajo Pulo, Kecamatan Sape, Bima menuju Ubung Denpasar. Sementara sebanyak lima dus lagi diduga akan diselundupkan menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

Dua lokasi pengiriman yang berbeda tersebut dikirim melalui Bus Titian Mas. Pengirim karang hidup menuju Ubung Denpasar dikirim oleh seseorang berinisial N. Sementara pengirim karang hidup menuju Banyuwangi

dikirim oleh pengirim dengan inisial AR.

Saat ini barang bukti 11 dus berisikan karang tersebut telah diamankan Mako Dit Polair Polda NTB. Supir bus yang mengantarkan karang tersebut juga telah diamankan pihak kepolisian. Kini kasus tersebut masih dalam penyidikan, dan rencananya pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Karantina Hewan dan Tumbuhan guna pelepasan terumbu karang tersebut ke habitatnya.

Sementara untuk penangkap, pembudidayaan, pengangkutan, pengelolaan, dan pemasaran ikan yang tidak memiliki surat izin usaha perikanan (SIUP) diancam dengan pasal 26 ayat (1) jo pasal 92 undang-undang nomor 31 tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan, diancam pidana penjara paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar (szr)