257 Narapidana Lapas Mataram Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri

Mataram (suarantb.com– Sebanyak 257 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram menerima remisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Dari ratusan yang menerima remisi, dua orang narapidana diberikan remisi khusus dengan langsung dibebaskan. Keduanya merupakan narapidana umum.

Sementara narapidana dalam kasus narkoba belum mendapat remisi. Kepala Lapas Mataram, Hanibal, Bc.IP, SH, MH, mengatakan total narapidana kasus narkoba mencapai 40 persen dari total jumlah penghuni Lapas Mataram yang mencapai 824 orang.

“Sementara tindak pidana korupsi sebanyak 85 orang dari total 824 jumlah tahanan,” ujar Hanibal di Mataram, Rabu (6/7).

Terhadap narapidana kasus terorisme, Hanibal mengatakan, saat ini mereka  telah mau berbicara dengan para sipir. Kondisi ini berbeda dengan waktu sebelumnya, dimana narapidana kasus terorisme enggan untuk berbicara dengan sipir.

“Alhamdulillah, sudah mau berbicara sekarang (narapidana terorisme), meskipun sebelumnya tidak mau sama sekali,” imbuhnya.

Hanibal menambahkan tak ada perbedaan pengawasan antara narapidana kasus korupsi, narkoba maupun lainnya. Semua narapidana diperlakukan sama kecuali narapidana kasus terorisme diawasi cukup ketat.

“Oh tidak ada (perbedaan pengawasan). Mereka kita perlakukan sama. Hanya saja pengawasan lebih diperketat pada narapidana terorisme, seperti napi terorisme dari Bima, Sumbawa, dan Lamongan,” terangnya.

Saat ini, jumlah penghungi Lapas Mataram sudah jauh melampaui daya tampungnya. Terkait kondisi ini, Hanibal menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengupayakan pembangunan gedung Lapas yang baru. Namun menurutnya, kondisi Lapas yang sempit telah dimaklumi para narapidana.

“Terhadap narapidana telah kita lakukan pendekatan secara persuasif dengan cara mendatangi setiap kamar, dan mereka memaklumi keadaan Lapas yang sempit,” jelasnya. (szr)