Hujan Lebat, Seluruh Wilayah Mataram Tergenang

Mataram (suarantb.com) – Hujan lebat yang melanda Kota Mataram selama sekitar enam jam membuat seluruh wilayah kota tergenang. Titik-titik genangan muncul di berbagai tempat. Umumnya genangan disebabkan air saluran yang meluap karena tidak mampu menampung debit air. “Hampir semua wilayah kota tergenang,” Kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Dedi Supriyadi kepada suarantb.com, Sabtu, 10 Desember 2016 siang.

Kondisi ini menurut Dedi belum dikategorikan sebagai banjir, namun baru sebatas genangan.
“Belum bisa dikatakan banjir,” ujarnya.

Iklan

Ia menyebutkan akibat hujan lebat ini ada tiga titik yang genangannya cukup tinggi dimana ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Tiga titik tersebut yaitu Tanah aji, Gubuk Mamben Sekarbela, dan Monjok Culik.

“Gubuk Mamben lumayan tinggi, sampai sepinggang tapi sekarang airnya sudah menyurut,” jelas mantan Kepala Dinas Kebersihan Kota Mataram ini. Air juga masuk ke dalam rumah warga.

“Ada yang masuk ke dalam rumah warga, ada yang ndak. Tapi ndak lama,” sambungnya.

Kendati ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, belum bisa dikategorikan banjir karena menurut Dedi airnya tidak tergenang lama dan dalam hitungan jam langsung surut. Selain tidak bisa menampung debit air, kondisi saluran yang dipenuhi sampah juga disebut sebagai pemicu munculnya genangan di berbagai titik.

BPBD Kota Mataram langsung turun memantau ke berbagai titik genangan. Saat dihubungi suarantb.com, Dedi sedang berada di simpang empat Tanah Aji, salah satu titik yang masih rawan genangan. Dedi juga menurunkan 17 personilnya ke berbagai titik.
Sejauh ini pihaknya belum menurunkan bantuan karena masih menunggu laporan dari lurah.

“Belum ada bantuan, tunggu laporan dulu dari lurah-lurah. Sekarang masih kita pantau,” tandasnya. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here