Hujan, Kantor Darurat DPRD KLU Terendam

TERGENANG - Wakil Ketua DPRD KLU terpaksa melintasi genangan air Sudirsah Sujanto di Kantor Sementara DPRD akibat hujan, Jumat, 9 November 2018. (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – Hujan Jumat, 9 November 2018 cukup mengakibatkan tenda BNPB yang ditempati DPRD Lombok Utara tergenang. Genangan air yang masuk cukup untuk membasahi sol sepatu. Tingginya genangan air hujan yang masuk ke tenda DPRD KLU sekitar 5 cm. Kursi-kursi dan meja DPRD terendam. Dalam suasana itu, Wakil Ketua DPRD KLU, Sudirsah Sujanto, dan beberapa dewan lain terpaksa pindah ke kursi yang belum tergenang.

“Tentu ini sangat mengganggu, tetapi inilah kondisi kita pascagempa. Dan kita maklumi bahwa kondisi ini dialami juga oleh hampir semua warga Lombok Utara,” ujar Sudirsah Sujanto.

Iklan

Tidak hanya lantai paving block di area tenda BNPB yang tergenang, meja pimpinan DPRD juga terpercik tetesan air hujan, karena tenda yang bocor. Hingga salah satu staf terpaksa memindahkan berkas-berkas yang ada di atas meja.

Pihaknya berharap, Sekretariat DPRD mengupayakan pencegahan agar air hujan tak menggenangi kantor darurat. Selain itu, sekretariat dipandang perlu berkomunikasi dengan BNPB/BPBD, minimal untuk mengganti tenda BPBD yang bocor.

Menyikapi kondisi itu, Sekretaris DPRD KLU, Drs. H. Ahmad Sujanadi, mengakui tenda darurat yang dijadikan kantor sementara DPRD KLU rentan tergenang. Bagian atap tenda juga bocor dan rembesan air hujan membasahi meja pimpinan DPRD.

“Benar kondisinya seperti itu. Kalau bisa, kami minta tolong ke BNPB untuk mengganti tenda BNPB khususnya di tenda anggota DPRD. Karena meja pimpinan basah akibat air hujan,” tutur Sujanadi.

Ia menyambung, jajaran Sekretariat DPRD juga telah berkomunikasi dengan instansi terkait di Pemda untuk mengupayakan adanya kantor sementara yang representatif. Eks kantor DPRD yang sudah dirobohkan dapat dibangun kantor sementara.

“Kami dapat informasi kantor sementara akan dibangunkan dari donasi Malaysia. Jumlahnya bantuannya kita tidak tahu, tapi harapan kota modelnya representatif untuk ruang sidang,” tandasnya. (ari)