Hotel Mulai Terima Pesanan Kamar dari Tamu MotoGP

Ernanda. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Euforia suksesnya penyelenggaraan balap motor Wolrd Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika 19-21 November 2021 belum usai, hotel sudah menerima pesanan kamar kembali dari tamu untuk kegiatan MotoGP pada Maret 2022 nanti. Beberapa hotel sudah mengkonfirmasi pesanan kamar hotel untuk renang waktu minggu ketiga dan ke empat Maret 2022.

Seperti diketahui, DORNA selaku pemegang hak penyelenggaraan MotoGP telah mengeluarkan kalender penyelenggaraan MotoGP tahun depan. Sirkuit Mandalika kembali akan digunakan untuk balapan jet darat ini, tanggal 20 Maret 2022. NTB, dan Indonesia secara umum, tengah melanjutkan persiapan menjadi rumah. Hanya tinggal 3 bulan persiapan dari sekarang.

Iklan

Ketua Perhimpunan General Manager Hotel atau Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Provinsi NTB, Ernanda mengatakan, ada beberapa agent travel yang sudah mulai melakukan pemesanan hotel di Lombok. Pemesanan juga dilakukan melalui aplikasi pemesanan hotel dan tiket pesawat. “Beberapa hotel sudah dapat pesanan dari tamu-tamu MotoGP. Cuma belum semuanya. Tapi teman teman juga sudah bersiap kok,” jelas Ernanda.

Kepada Suara NTB, Jumat, 26 November 2021, Ernanda mengatakan, dengan waktu sekitar 4 sampai empat bulan menyambut MotoGP, para pelaku hotel dipastikan sudah siap menerima tamu. Dan terbukti, event WSBK juga sudah sukses diselenggarakan tanpa persoalan yang berarti. “Kita siap saja menyambut MotoGP. Karena hotel sudah terbiasa menyambut tamu-tamu asing 24 jam,” ujarnya.

Untuk penyelenggaraan MotoGP, kalangan hotel belum bisa menggambarkan berapa jumlah tamu yang akan datang dari berbagai penjuru dunia. Jika dilihat kapasitas penonton di Sirkuit Mandalika sampai 150.000 orang, secara kualitas, pelaku hotel sangat siap. Namun kuantitas yang masih diraba-raba. Berapa jumlah yang pasti akan  datang ke Lombok dan menginap di hotel.

Pasca WSBK, hotel-hotel kembali kepada posisi idol. Saat WSBK berlangsung, Ernanda mengatakan okupansi (hunian) hotel di Lombok mencapai seratus persen. Terutama hotel-hotel di ring I di Kabupaten Lombok Tengah.  Harapannya, pada saat MotoGP nanti, seluruh hotel di NTB akan mendapatkan manfaat ekonominya. Terlebih hotel-hotel yang ada di gili.

“Saat WSBK hotel-hotel yang ada di gili tidak mendapatkan pesanan. Harapan kita, ke depan merata. Tinggal di sekenariokan. Kita juga mengharapkan agar penyelenggara secepat mungkin mempublish harga tiket MotoGP, agar pelaku pariwisata lebih cepat mempersiapkan paket-paket pariwisatanya,” demikian Ernanda. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional