Hotel Harus Siapkan Tempat UMKM

Ahmad Masyhuri (Suara NTB/dok)

GELARAN World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit diharapkan memberikan nilai tambah ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTB. Dengan jumlah penonton yang diizinkan sebanyak 25.000 orang, hotel dan penginapan khususnya di Pulau Lombok akan terisi.

Dengan terisinya hotel dan penginapan oleh tamu atau penonton WSBK, ada peluang bagi UMKM menjual produk-produknya. Sehingga, Gubernur akan menyurati Bupati/Walikota agar meminta hotel dan penginapan memberikan ruang atau menyiapkan lapak bagi UMKM lokal.

Iklan

‘’Surat gubernur mudah-mudahan minggu depan dikirim ke bupati/walikota,’’ kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) NTB, Ahmad Masyhuri, S.H., dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 18 Oktober 2021.

Masyhuri mengatakan, Pemda Kabupaten/Kota diharapkan meminta pengelola hotel dan penginapan agar memberikan space untuk lapak UMKM lokal. Karena menurut Masyhuri, pengunjung atau penonton yang menginap di hotel pasti butuh makan, minum dan belanja oleh-oleh.

‘’Kita minta masing-masing hotel ada space untuk UMKM lokal. Kalau satu hotel memberikan tempat untuk 5 UMKM saja, maka berapa UMKM bisa masuk di seluruh hotel dan penginapan di NTB,’’ kata Masyhuri.

Berdasarkan data Dispar NTB tahun 2020, jumlah hotel berbintang di daerah ini sebanyak 90 hotel dengan jumlah 4.986 kamar. Dengan rincian, Kota Mataram 29 hotel dengan jumlah 1.573 kamar, Lombok Barat 38 hotel dengan jumlah 2.644 kamar.

Selanjutnya, Lombok Utara 5 hotel berbintang dengan jumlah 180 kamar, Lombok Tengah 6 hotel dengan jumlah 329 kamar, Lombok Timur 3 hotel dengan jumlah kamar 34 kamar, Sumbawa Barat satu hotel dengan jumlah 103 kamar, Sumbawa 7 hotel dengan jumlah 98 kamar, Bima satu hotel dengan jumlah 25 kamar.

Selain hotel berbintang, ada juga hotel non bintang. Berdasarkan data BPS tahun 2019, jumlah hotel non bintang di NTB sebanyak 983 hotel dengan jumlah 10.664 kamar.

Dengan rincian, Lombok Barat 91 hotel non bintang dengan jumlah 974 kamar, Lombok Tengah 134 hotel non bintang dengan jumlah 1.164 kamar. Selanjutnya, Lombok Timur 75 hotel non bintang dengan jumlah 596 kamar, Sumbawa 39 hotel non bintang dengan jumlah 699 kamar.

Kemudian, Dompu 34 hotel non bintang dengan jumlah 389 kamar, Bima 8 hotel non bintang dengan jumlah 134 kamar, Sumbawa Barat 24 hotel non bintang dengan jumlah 310 kamar, Lombok Utara 449 hotel non bintang dengan jumlah 3.818 kamar, Kota Mataram 112 hotel non bintang dengan jumlah 2.118 kamar dan Kota Bima 17 hotel non bintang dengan jumlah 457 kamar.

Sementara itu, UMKM lokal yang bisa ditampung di Kawasan Mandalika sekitar 400 UMKM saat perhelatan WSBK. Dengan rincian di Bazaar Mandalika, akan menampung 303 UMKM.

Selain Bazaar Mandalika, ada empat lokasi yang dipersiapkan dan diperkirakan akan menampung sekitar 100 UMKM. Karena masing-masing lokasi diperkirakan akan menampung 25 UMKM. Sehingga totalnya bisa mengakomodir 403 UMKM di dalam Kawasan Mandalika.

Empat lokasi tersebut, dua berada di dekat Masjid Nurul Bilad dan dua berada di sisi timur sirkuit.  Selain di Kawasan Mandalika, Pemprov juga mengupayakan agar produk lokal NTB berada di pintu masuk Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Produk lokal dari 10 kabupaten/kota agar bisa dilihat di BIZAM oleh para pengunjung atau penonton yang datang menyaksikan WSBK Mandalika. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional