Hotel di Lotim Selatan Banting Harga

Kamar Hotel di Panorama Cottage Ekas Buana.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Situasi pandemi corona virus disease (Covid-19) yang berkepanjangan ini benar-benar membuat ekonomi sakit. Kondisi ini sangat dirasakan pelaku usaha perhotelan. Hotel-hotel berkelas yang ada di Lotim bagian selatan ini terpaksa banting harga.

General Manager Heaven On The Planet Resort di Ekas, Ahmad Zaenuddin kepada Suara NTB, kemarin, menyebut dulunya buka harga Rp1,8 juta permalam per kamar. Sekarang ini hanya Rp800 ribu. “Termasuk turun jauh,” ucapnya.  Selama masa pandemi, dia mengaku tamu yang datang hanyalah tamu domestik. Belum ada tamu mancanegara. Selama  masa pandemi, hotel yang tidak jauh dari Pantai Surga ini lama tutup. Zaenuddin mengaku baru buka sejak Agustus lalu.

Iklan

Besar harapannya, tamu-tamu menginap dan menikmati keindahan alam pantai di Lotim. Hal ini sudah disampaikan ke pemerintah agar bisa menyarankan tamu-tamu pemerintah ini datang dan menginap di hotel-hotel yang ada di selatan. Adanya dorongan  pemerintah ini maka akan dapat membantu perkembangan bisnis perhotelan di Lotim. Pasalnya, pemerintah  jelas akan turut terkena dampak baik dari kunjungan wisatawan ke hotel.

Keputusan banting harga ini juga dilakukan Panorama Cottage and Beach Village. Pemilik hotel yang berada di pinggir pantai Ekas Buana, Rut Seran menyebut mulai tanggal 14-30 Januari 2022 ini, dia menjual kamarnya seharga Rp200 ribu permalam. Normalnya, harga kamar di Panorama Cottage Rp 1,5 juta permalam. Rut mengaku harga rendah ini memang rugi besar. Apalagi dengan layanan full service. Tapi, hal ini ia coba lakukan untuk memancing minat wisawatan domestic apakah senang dengan lokasi wisata pantai yang panas.

Panorama Cottage ini 98 persen tamunya dari mancanegara. Hanya 2 persen saja yang domestik. Setelah lama tidak buka karena sejumlah persoalan, harapannya ke depan bisa bangkit. (rus)

Advertisement