Homologasi MotoGP 2022, Sirkuit Mandalika akan Ditambah ’’Air Fence’’

Pertamina Mandalika International Street Circuit. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB)Pertamina Mandalika International Street Circuit mulai menyongsong MotoGP. Sirkuit sepanjang 4,31 kilometer ini sudah masuk dalam kalender sementara MotoGP 2022 sebagai lintasan baru. Meski demikian, Dorna Sport memberikan atensi terkait aspek keamanan dan keselamatan sirkuit.

Dorna sebagai pemegang lisensi komersil MotoGP memberikan bocoran kepada PT ITDC. Bocoran ini agar Sirkuit Mandalika lolos homologasi Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). Demi bisa menggelar balapan bergengsi kelas para raja tesebut pada Maret 2022 nanti.

Iklan

Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro menegaskan, masukan Dorna tersebut juga menjadi catatan pihaknya demi kelancaraan MotoGP Mandalika 2022. “Kita masih punya waktu empat bulan memenuhi semua yang diberitahu Dorna,” ucapnya akhir pekan lalu.

Catatan Dorna dimaksud yang mengenai pemasangan fasilitas keamanan di beberapa titik. Khususnya pengaman garis depan di tepi batasan area run-off lintasan. “Balon tambahan atau air fence di titik dalam sirkuit agar kita bisa masuk homologasi MotoGP,” sebut Bram.

Air fence ini bertindak sebagai peredam benturan pembalap yang keluar lintasan. Fungsinya menyerap benturan kendaraan dan menyediakan kondisi bagi pembalap untuk mendapatkan kontrol atas kendaraannya lagi.

Merujuk FIM Standards for Circuits 2020 yang dikeluarkan Januari 2020, air fence merupakan pelindung tambahan di depan palang penahan. Hal itu sebagai sistem peredam kecepatan dan peluruh energi benturan.

“Setiap mau ada event sirkuit ini dicek lagi, itu namanya homologasi. Pengecekan untuk event. Kalau sudah beres homologasinya baru boleh dilaksanakan event. Untuk yang MotoGP ini kebetulan kita sudah dikasih tahu kurang-kurangnya,” papar Bram.

Pasca-WSBK Mandalika, Sirkuit Mandalika pun mendapat perawatan untuk menjaga kualitas sarana utama dan penunjangnya. Protokolnya dengan menggelar post race check. Hasil evaluasinya ditindaklanjuti dengan perbaikan-perbaikan fisik.

‘’Misalnya, ada yang copot-copot cat kerb-nya dibersihkan lagi. Termasuk kerikil kita bersihkan. Semua sirkuit seperti itu perawatannya,’’ ucapnya.

Kemudian, The Mandalika sebagai kawasan kelolaan PT ITDC tempat sirkuit ini dibangun, punya pekerjaan rumah untuk menata ulang pengaturan paddock. Paddock ini merupakan area kerja utama kru dan pembalap.

‘’Fasilitas logistik kan harusnya dari belakang. Sementara kemarin waktu WSBK ada taman di belakang. Tamannya itu kita cabut, kita cor sehingga logistik ini masuk dari belakang,’’ jelasnya.

Area paddock ini juga berbatasan langsung dengan ruang penonton VIP premium class. Antarbalkon ruangan sebelumnya tidak memiliki garis pembatas. Nantinya dalam penataan untuk MotoGP, akan dipasang pembatas tegas untuk pemisah.

Selanjutnya mengenai saluran drainase. Baik di dalam area sirkuit maupun kawasan akses penonton. Begitu juga area komersil bakal ditambah dengan penunjang paving block. Tidak berupa tanah seperti pada saat WSBK lalu.

“Relatif sedikit catatannya untuk sirkuit. Yang paling banyak memang kita akan tingkatkan aspek kenyamanan penonton. Kita sempurnakan lagi,” tutup Bram. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional