Hoaks, Unggahan Medsos Pria Lombok Tengah Positif Corona

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menunjukkan tangkapan layar dari unggahan hoaks penyebaran virus Corona, Kamis, 19 Maret 2020. Unggahan yang dinyatakan hoaks itu sudah dihapus. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Unggahan akun Facebook berinisial AR soal pasien positif Corona di Lombok Tengah cuma bualan belaka. Pemilik akun mencomot gambar dari sumber lain dan mengganti keterangannya. Unggahan itu sudah terhapus. Tim siber Polda NTB menutup unggahan itu kemarin petang.

“Akunnya masih ada. Postingannya aja yang kita takedown,” tegas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Kamis, 19 Maret 2020 dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Iklan

Pemilik akun itu setelah ditelusuri berada di Bima. namun, unggahannya menyebut pasien positif Corona asal Montong Balok, Kopang, Lombok Tengah. bahkan unggahan itu menyebut pasien dirawat di RSUD Praya.

Unggahan itu juga menyertakan foto catatan kesehatan dari Puskesmas Kopang, foto pasien yang dinaikkan ke mobil ambulans, serta suasana rumah sakit. “Dia hanya mencomot dari sumber lain dan membuat seolah seperti benar,” jelas Artanto.

Dari hasil penelusurandi media sosial, tim cyber troops menindaklanjuti dengan mengajukan laporan permohonan kepada facebook untuk menghapus unggahan dalam bentuk status akun perorangan tersebut.

“Jadi malam tadi, status unggahan itu sudah di take down, foto-foto dan informasi dalam statusnya sudah dihapus. Tapi cuma status itu saja, untuk akunnya masih aktif,” ucapnya.

Artanto menyarankan kepada warganet untuk lebih bijaksana dalam bermedia sosial. Warganet diimbau untuk tidak mengunggah informasi sumir yang belum jelas kebenarannya. Apalagi yang berkaitan dengan kabar virus corona.

“Isu Corona itu sekarang sangat sensitif sekali. Apapun informasi tentang Corona, akan dimakan mentah-mentah oleh banyak orang,” sebutnya.

Tim cyber troops terus melakukan pemantauan setiap unggahan media sosial yang mengandung informasi pasien terjangkit virus Corona. Pihaknya akan menelusuri kebenaran dari setiap isu yang tersebar di media sosial.

“Penting untuk cek dan ricek. Masyarakat tidak perlu panik dengan isu di media sosial, karena kita dari kepolisian akan terus memonitor isu-isu tentang corona ini dengan mengandalkan tim cyber troops,” tandas Artanto. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional