Hingga Maret, 92 Orang Meninggal Akibat Lakalantas di NTB

Mataram (suarantb.com) – Dari Januari  hingga  Maret 2017,  angka lakalantas di NTB mencapai  339 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 92 orang dilaporkan meninggal, 51 orang luka berat dan 435 orang luka ringan.

“Dari jumlah tersebut, rumat (kerugian materi) tercatat mencapai Rp 501.650.000,” kata Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Budi Indra Dermawan, S.I.K kepada suarantb.com, Jum’at, 31 Maret 2017.

Iklan

Menurutnya, lakalantas di NTB masih didominasi kendaraan roda dua dengan rata-rata korban berada di usia produktif yaitu 17 hingga 35 tahun.

“Sehari rata-rata meninggal dunia dua orang, dalam satu jam di Indonesia itu meninggal 3 orang. Bayangkan dalam satu tahun, 25.000 meninggal karena lakalantas,” sebutnya.

Namun menurut Budi, jumlah lakalantas tersebut mengalami penurunan dibandingkan  tahun lalu pada bulan yang sama. Yakni dari 433 kasus di tahun 2016, menurun sebanyak 94 kasus dengan total kerugian yang juga menurun hingga ratusan juta.

Budi menilai, lakalantas juga berpotensi menambah angka kemiskinan di NTB. “Misalnya satu kepala keluarga meninggal, meninggalkan anak istri, berarti satu korban terancam miskin,” ungkapnya.

Dalam rangka terus meminimalisasi jumlah korban, pihaknya terus menggiatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. “Kami mempunyai subdit pendidikan dan rekayasa (dikyasa) untuk masyarakat. Kami memiliki kewajiban memberikan pembinaan da edukasi kepada masyarakat tentang keselamatan,” tandasnya. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here