Hindari Swab dari Sumbawa, Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Dompu

M. Jufri. (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Salah seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal di ruang isolasi RSUD Dompu, Selasa, 4 Agustus 2020. Ia Hr (60) warga Dusun Transat Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu, M Jufri kepada wartawan disela persiapan proses pemakaman jenazah menerangkan, Hr terindikasi terpapar Covid-19 sewaktu berada di sumbawa. Saat akan diambil sampel swab-nya untuk pengujian, ia justru melarikan diri ke kampung halamannya.

Iklan

Mendapati hal itu pihak keluarga kemudian membawanya ke rumah sakit untuk perawatan intensif. “Dari Sumbawa itu sudah dalam keadaan sakit, masuk kesini juga melalui IGD,” ungkapnya.

Mencurigai pasien dengan gejala sesak napas itu terpapar Covid-19, tim medis rumah sakit lantas mengambil sampel swab-nya untuk pengujian, sehingga diketahui Hr terkonfirmasi positif Covid-19. Temuan tersebut langsung disikapi dengan mengisolasi yang bersangkutan.

Tak lama berada di ruang isolasi, lanjut M Jufri, pria renta beragama Katolik ini menghembuskan nafas terakhirnya. “Karena hasilnya positif dia ini akan dimakamkan sesuai standar Covid-19,” ujarnya.

Dalam rencana awal, pemakaman Hr akan dilakukan di pemakaman khusus yang berada di Kelurahan Dorotangga. Namun mengingat ada penolakan warga sekitar, jenazah tersebut akhirnya dikebumikan di kampung halamannya Desa Doromelo.

Prosesi ini, tegas dia, selain ditangani langsung tim gugus tugas Covid-19, juga melibatkan jajaran Polres Dompu untuk mengantisipasi munculnya reaksi tak diinginkan dari masyarakat.

Sementara itu, Humas RSUD Dompu, Ida Fitriani membenarkan adanya pasien meninggal inisial Hr yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Ia ada pasien positif. Beliau kemarin masuk IGD, kemudian setelah dilakukan swab dia positif,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam masa tatanan kehidupan baru saat ini total warga Dompu yang sudah terpapar Covid-19 ada sembilan orang, 1 diantaranya meninggal dunia dan 8 orang lain masih menjalani perawatan intensif di Wisma Terpijar Desa Matua. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here