Hindari Peredaran HP dan Narkoba, Warga Binaan Rutan Selong Disiapkan Wartelsuspas

Selong (Suara NTB) – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Selong melakukan beraneka cara untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap warga binaannya. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengembangkan warung telekomunikasi khusus lapas (wartelsuspas) yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga binaan. Wartelsuspas ini juga dihajatkan untuk menghindari peredaran HP, pungutan liar dan narkoba di dalam rutan.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin, 2 April 2018, Kepala Rutan Kelas IIB Selong Kurnia Panji Pamekas menjelaskan, keberadaan wartelsuspas untuk mengurangi penggunaan HP, pungutan liar dan narkoba. Selain itu, ujarnya, dibuatnya wartelsuspas yang dihajatkan supaya warga binaan lebih mudah berkomunikasi dengan anggota keluarganya. Adanya wartelsuspas ini juga diyakini lebih efektif di dalam melakukan pengawasan terhadap warga binaan.

Iklan

Selain wartelsuspas, saat ini Rutan Selong sudah memiliki alat pendeteksi benda dan barang-barang bawaan dari pengunjung yang masuk ke dalam rutan. Melalui alat itu, secara otomatis akan diketahui apabila ada pengunjung yang datang membawa benda atau barang-barang terlarang.

Termasuk dalam upaya meningkatkan keimanan dari warga binaan, saat ini Rutan Selong diubah menjadi pondok pesantren. Hal itu dikarenakan apabila penghuni rutan hidup dengan seni akan menjadi indah dan hidup dengan agama akan terarah. Sehingga itulah yang mendasari supaya kehidupan di dalam rutan dan kehidupan ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat akan menjadi lebih terarah. Program yang dilaksanakan yakni kegiatan rutin pengajian, membaca Al Qur’an dengan melibatkan Kementerian Agama sejumlah kegiatan Islami lainnya. (yon)