Hibahkan Tanah Untuk Bangun Masjid, Polisi ini Diapresiasi Kapolda NTB

Mataram (suarantb.com) – Tindakan yang patut ditiru diperlihatkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dialah Bripka Nurlana, seorang Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sumbawa Barat. Dengan kerelaan hati, tanah yang dimilikinya dihibahkan pada Masyarakat Desa Seteluk Atas untuk pembangunan masjid.

Kini masjid dengan nama Jami’ Ummul Quro’ dapat berdiri di atas tanah yang telah ia hibahkan. Atas dedikasinya bagi masyarakat, Kapolda NTB, Brigjen Pol Umar Septono SH MH secara langsung hadir memberikannya penghargaan.

Iklan

Bertempat di Desa Seteluk, Kapolda NTB juga turut menyaksikan penyerahan tanah hibah tersebut, Selasa 4 Oktober 2016. Menurut Kapolda NTB, apa yang dilakukan Bripka Nurlana patut ditiru semua anggota kepolisian sebagai wujud pengabdian pada masyarakat dan tanah air.

“Bukan hanya keikhlasan memberikan tanah miliknya. Tetapi juga dedikasi dan loyalitas, serta semangat mendukung kebijakan Polri. Utamanya dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” ujar Kapolda NTB, yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra Tri Budi Pangastuti saat dihubungi.

Bripka Nurlana juga dikenal sebagai sosok yang ikhlas dalam mengabdikan diri pada masyarakat. Kegiatan seharinya, sering kali memandikan dan menyuapkan makanan terhadap seorang nenek warga desa setempat. Jiwa sosial yang tinggi membuat masyarakat begitu menghargainya.

Kapolda NTB di hari yang sama juga melakukan rangkaian kunjungan kerja dan bersilaturahmi dengan warga Desa Seteluk Atas. Hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Camat Seteluk, Kapolsek Seteluk, Kepala Desa se Kecamatan Seteluk, Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sumbawa Barat, dan para tokoh pemuda dan masyarakat.

Acara tersebut juga sebagai wujud dukungan terhadap Program Promoter Kapolri yaitu, reformasi kultural, peningkatan stabilitas kamtibmas, peningkatan profesionalisme Polri menuju keunggulan, penguatan Harkamtibmas, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas, dan polisi sebagi penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. (szr)