Heri Susanto Kembali Dilantik, Program “Sejuta Rumah, Sejuta Pohon” REI NTB Jadi Inspirasi Nasional

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah (tengah) bersama Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi (dua dari kiri) dan ketua REI NTB, H. Heri Susanto (dua dari kanan) bersama jajaran REI, H. Mifhtahuddin Ma`ruf (paling kanan) dan Indra Sutiadi (paling) kiri saat pelantikan kembali H. Heri Susanto untuk periode 2020-2023.

Mataram (Ekbis NTB) – H. Heri Susanto kembali didaulat memimpin asosiasi para pengusaha properti di Nusa Tenggara Barat (NTB), periode 2020-2023. Mengusung program sejuta rumah, sejuta pohon menjadi inspirasi para pengembang nasional.

H. Heri Susanto terpilih oleh suara bulat pada kegiatan Musda yang dilaksanakan di Hotel Santika Mataram, 18 dan 19 Desember 2020. Pengukuhan sekaligus dilakukan secara virtual oleh Ketua DPP REI, Paulus Totok Lusida.

Totok dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat terpilihnya H. Heri Susanto untuk periode kedua. Semangat Ketua REI NTB, menurutnya patut menjadi contoh dalam rangka mendukung pembangunan melalui sektor properti.

Apalagi dengan program mendukung sejuta rumah, sejuta pohon untuk konsep perumahan lestari, menurutnya pertama kali muncul dan cukup menghentak, mengingatkan kepada seluruh pengembang untuk senantiasa menjaga keseimbangan alam.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam kesemapatan ini juga hadir. Ia memberikan motivasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi para pengembang di Nusa Tenggara Barat dalam pembangunan daerah.

“REI NTB ini organisasi yang hebat, kiprahnya membangun daerah tidak diragukan lagi. Karena di dalamnya orang-orang sukses semua,” demikian sanjungan orang nomor satu di NTB ini kepada keluarga besar REI NTB.

Sementara itu, Ketua REI NTB terpilih kembali, H. Heri Susanto mengatakan, kepercayaan anggota REI NTB kepadanya untuk kedua kali ini disambutnya dengan semangat agar para pengembang mendapatkan kuota rumah subsidi hingga 5.000 unit di tahun 2021.

“Tahun ini sekitar 3.50-an, tapi bukan kita mentarget. Tetapi kita sama-sama mengupayakan realisasi rumah subsidi bisa tembus 5.000 unit tahun 2021,” ujarnya.

Ia sangat optimis menatap masa depan Nusa Tenggara Barat. Indikatornya, dalam kondisi corona, pembiayaan di provinsi ini tercatat paling tinggi di Indonesia. Hal itu berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB.

Untuk sektor properti versi OJK NTB, termasuk pembiayaannya tertinggi. Ia mengatakan, bangga dengan seluruh anggota REI. Acara pelantikan didukung penuh seluruh anggota dan sukses. H. Heri Susanto menyinggung soal program sejuta rumah sejuta pohon. Bahwa setiap rumah yang dibangun pengembang, harus ditanami minimal satu pohon untuk kelestarian lingkungan dan keseimbangan alam.

Kegiatan pelantikan ditutup dengan talk show. Menghadirkan narasumber dari Bank Tabungan Negara, PLN NTB, dan Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) REI NTB, Drs. H. Izzat Husein, MM. Pada kegiatan ini, pengembang menekankan bagaimana pentingnya BTN sebagai salah satu bank penyalur pembiayaan perumahan di Indonesia, agar memudahkan masyarakat memiliki tempat tinggal. Harapan pengembang, untuk pembiayaan perumahan di NTB agar dikembalikan kebijakannya di kantor cabang di daerah ini. tidak harus pesertujuan dan pengurusan dokumen-dokumen ke BTN di Surabaya. Hal itu dianggap akan menyusahkan masyarakat memiliki rumah.

Selain itu, kepada PLN, diharapkan agar tidak lagi proses menunggunya panjang untuk pemasangan jaringan dan instalasi listrik di kawasan perumahan yang dibangun pengembang. Bahkan sangat ideal, PLN berterima kasih kepada para pengembang karena didukung marketingnya memperbanyak jumlah pelanggan, khususnya di NTB.

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN NTB, Fauzi Arubusman dalam kesempatan ini juga menyatakan komitmen untuk mendukung dan memperkuat sinergi dengan para pengembang di NTB. (bul)