Heboh, Insiden Jatuhnya Kopiah Seorang Pasukan Paskibraka NTB

Mataram (suarantb.com) – Sempat terkena bendera pusaka saat dibentangkan, kopiah salah seorang anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) NTB, I Made Kresna A, terjatuh saat bertugas pada detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI  di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Rabu, 17 Agustus 2016.

Saat membentuk formasi pengibaran dwi warna tersebut, Made termasuk ke dalam pasukan Pot Delapan bersama Aditya Yana P dan Lalu Muhammad Romzy. Mereka bertanggung jawab untuk mengikat dan mengibarkan bendera pusaka.

Namun saat bendera dibentangkan, tangan Made tidak sengaja mengenai kepala tepat ke arah kopiah, hingga terjatuh. Made  akhirnya tidak memakai penutup kepala sampai tim pasukan menuntaskan tugasnya dan  kembali ke tempat semula.

Made mengaku merasa malu dan menangis. Karena mental sedikit terpengaruh oleh insiden tersebut. Usai pengibaran bendera pusaka, Made tetap disemangati oleh teman-temannya yang lain.

Salah seorang pelatih Pasukan Paskibraka NTB, L. Kresna mengatakan kesalahan Made tidak dikatakan sebagai kesalahan yang fatal. Jika melihat tahun-tahun sebelumnya, banyak kesalahan yang lebih besar seperti sepatu copot dan sebagainya.

“Melihat kesalahan yang tadi itu memang ada sedikit trouble, tapi tidak fatal. Pada saat membentangkan bendera tangan terlalu keras kena kepala, itu saking semangatnya,” katanya.

Menurutnya, selama tidak terjadi kesalahan seperti bendera terbalik atau tersangkut, itu bukan menjadi masalah besar. “Sejauh ini mereka sudah sangat bagus,” tambah Kresna.

Kresna menjelaskan penyebab  kopiah Made terjatuh. Kopiahnya terjatuh lantaran tidak ada penjepit sebagai penguat. Tidak seperti pasukan Paskibraka  perempuan. “Tapi kalau soal gerakan mereka sangat bagus,” paparnya. (ism)