Beranda Headline Pemda Lobar Kecewa Calender of Event Pemprov NTB

Pemda Lobar Kecewa Calender of Event Pemprov NTB

H. Saepul Akham Mahfudz. (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB secara resmi telah meluncurkan Calender of Event Lombok Sumbawa 2020 di hadapan Menteri Wishnutama Kusubandio dan jajaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu, 22 Januari 2020. Dalam Calender of Event Pariwisata tahun ini, Pemprov NTB mencantumkan 16 agenda besar.

Sayangnya, dari sederet event bertaraf nasional hingga internasional yang tiap tahun digelar Pemkab Lombok Barat (Lobar), hanya satu event milik Lobar yang dipilih Pemprov NTB masuk dalam Calender of Event yang merupakan panduan kegiatan kepariwisataan tahun ini. Hal itu sangat disesalkan Kabag Humas dan Protokol Lobar H. Saeful Akhkam.

“Dalam kapasitas sebagai Kabag Humas Lobar, tentunya cukup kecewa dengan cuma satu saja yang masuk, padahal banyak event kita yang ikut mendongkrak pariwisata NTB,” sesalnya.

Baca juga:  GHA Siap Bangun Pariwisata KLU

Ia beralasan, sejumlah kegiatan yang digelar Pemkab Lobar cukup menarik. Salah satunya Senggigi Sunset Jazz Festival. Event yang mampu menghadirkan musisi papan atas tanah air ini dinilai sukses menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

Selain itu juga ada event kebudayaan seperti Perang Topat dan Pujawali yang dikenal sebagai simbol toleransi beragama di Lombok. Perang Topat dan Pujawali merupakan kegiatan seni budaya antara umat Muslim dan Hindu, dimana keduanya menghadirkan pluralisme kuat yang melibatkan dua umat beragama. Ritual tradisi unik masyarakat ini membawa misi perdamaian dalam keberagaman budaya dan kepercayaan.

“Kegiatan ini memperlihatkan toleransi antar dua umat beragama. Ini melestarikan budaya leluhur nenek moyang. Event penting seperti ini kenapa sampai tidak masuk, kan aneh,” ungkap Akhkam.

Baca juga:  Ratusan Agen Perjalanan dari Luar NTB Promosikan Pariwisata Sumbawa

Akhkam berharap, pihak Dinas Pariwisata NTB kedepan dapat lebih memperhatikan event di Lobar.

“Semoga pemprov lebih memperhatikan dan tetap akan membantu promosi Lombok Barat,” harapnya. Diketahui 16 agenda wisata di Lombok Sumbawa pada 2020, Lombok Sumbawa Great Sale 2020 (25 Januari – 25 Februari), Festival Pesona Bau Nyale 2020 (9 – 15 Februari) di Kawasan Mandalika, NTB, Festival Pesona Gili Indah 2020 (1 – 15 Maret) di Gili Trawangan, Festival Pesona Tambora 2020 (1 – 10 April) di Doro Ncanga, Kabupaten Dompu, L’etape Indonesia (3 – 5 April) di Lombok.

Baca juga:  Bangun Sektor Pariwisata, Peranan Pemerintah Dinilai Masih Kecil

Pesona Khazanah Ramadhan (29 April – 18 Mei) di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center. Tambora Challenge (29 April – 18 Mei) di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center. Rinjani 100 (26 – 28 Juni) di Rinjani. Ironman 70.3 2020 (1 – 4 Juli).

Bulan Pesona Lombok Sumbawa (18 Agustus – 18 September) di Lombok dan Sumbawa. Pesona Gumi Selaparang (Agustus) di Kabupaten Lombok Timur. Mataram Jazz Festival (Agustus) di Kota Mataram. Festival Pesona Moyo (13 – 26 September) di Kabupaten Sumbawa. Festival Pesona Senggigi (September) di Kabupaten Lombok Barat. Festival Taliwang (November) di Kabupaten Sumbawa Barat.Pemilihan Duta Wisata Puteri Indonesia (1 – 7 Desember) di Lombok. (Her)