NTB Kekurangan Ratusan Ribu Kamar Hotel

Ilustrasi konstruksi hotel di KEK Mandalika (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Perhelatan MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika kian dekat. Jumlah penonton atau wisatawan yang akan menyaksikan event tersebut diperkirakan lebih dari 200 ribu orang.

Sementara, ketersediaan kamar hotel berbintang di NTB masih sedikit, saat ini sekitar 10.000 kamar. Pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) juga memastikan sebanyak 1.200 kamar hotel akan tersedia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, akhir 2020 mendatang.

Artinya, NTB masih kekurangan ratusan ribu kamar hotel berbintang menambut MotoGP 2021.  Sehingga ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pengusaha perhotelan untuk menyiapkan akomodasi perhotelan menyambut event MotoGP 2021.

‘’Ndak cukup hotel di Lombok. Kalau data yang lama sekitar 7.900 kamar di NTB kamar hotel berbintang. Mungkin ada tambahan hotel-hotel baru, mungkin sekarang sekitar 10.000 kamar sekarang,’’ sebut General Affair KEK Mandalika, I Gusti Lanang Brata Suta dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Selasa, 3 Desember 2019.

Baca juga:  Dipanggil Aparat, Pengusaha Hotel Merasa Terusik

Meskipun sejumlah investor akan membangun hotel di KEK Mandalika. Namun, Brata Suta mengatakan, jumlah kamar hotel di NTB masih sangat kurang. Akhir 2020, jumlah kamar hotel di KEK Mandalika diperkirakan sebanyak 1.200 kamar. Jika ditambah dengan jumlah kamar hotel di NTB saat ini, maka jumlahnya sekitar 11.000 kamar lebih.

Ia mengatakan, semula diperkirakan jumlah wisatawan atau penonton MotoGP Mandalika sekitar 150 ribu orang. Namun melihat antusiasme dan euforia para pecinta MotoGP, jumlah penonton diperkirakan di atas 200 ribu orang.

Sehingga jika dibandingkan dengan jumlah kamar hotel yang tersedia saat ini, masih ada kekurangan ratusan ribu kamar hotel di Pulau Lombok.

‘’200 ribu penonton  secara keseluruhan. Ini harus disiapkan (akomodasinya). Bukan ITDC yang menyiapkan. Semua punya peluang untuk itu. Sekarang potensi peningkatan ekonominya tinggi. Pandai ndak  membaca peluang. Maka disiapkan untuk  pendukungnya,’’ kata Brata Suta.

Baca juga:  Hotel dan Agen Perjalanan Tawarkan Diskon Wisata Akhir Tahun

Ia menambahkan, saat ini ITDC sedang fokus untuk membangun kawasan KEK Mandalika. Baik sarana perhotelan maupun sarana pendukung lainnya termasuk sirkuit. Selain itu, ITDC juga menyiapkan masyarakat setempat. Mereka diberikan pelatihan keterampilan untuk mendukung pengembangan KEK Mandalika.

‘’Mulai tukang kebun, pedagang asongan, tukang bangunan, guide, semua kita latih. Supaya mereka punya kesiapan ketika menghadapi lonjakan wisatawan yang datang ke Mandalika,’’ katanya.

Melihat angka kunjungan yang begitu banyak pada perhelatan MotoGP 2021, Brata Suta mengatakan peluang itu harus ditangkap oleh masyarakat maupun pengusaha hotel. Dari sisi kebutuhan tenaga kerja, ia menyebut dalam satu kamar hotel dibutuhkan tenaga kerja sebanyak 1,5 orang. Dengan jumlah kamar hotel mencapai 1.200 kamar di KEK Mandalika, maka ribuan tenaga kerja bidang perhotelan yang akan dibutuhkan. (nas)