Pengusaha Hotel Keluhkan Banjir dan Fasum di kawasan Senggigi

Kapolres Lobar, Bagus S. Wibowo bersama jajaran saat bertemu dengan GM hotel di kawasan Senggigi, Selasa, 3 Desember 2019. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Kapolres Lombok Barat, AKBP. Bagus S. Wibowo dan jajaran menggelar silaturahmi dan tatap muka dengan para GM Hotel di Kawasan Senggigi. Pertemuan yang diinisiasi langsung oleh Kapolres Lobar ini bertujuan untuk berdiskusi dan menampung terkait permaslahan yang dihadapi para pengusaha Hotel.

Dalam pertemuan itu mengemuka beberapa keluhan dari pengusaha hotel, mulai dari pedagang asongan atau PKL hingga masalah banjir serta buruknya kondisi fasilitas umum di kawasan wisata tersebut.

Kapolres Lombok Barat menyampaikan, melalui pertemuan ia berharap bisa memberikan saran dan masukan serta solusi kepada para GM Hotel sehingga bisa meningkatkan pelayanan yang lebih baik untuk wisatawan yang berkunjung ke Wilayah Senggigi. Di samping itu, kata dia, perlunya menjaga Keamanan. Sebab kata dia, kemananan merupakan faktor penting dalam mendukung perkembangan pariwisata di wilayah Lombok Barat.

“Dilihat dari perkembangan wilayah Senggigi sudah menunjukkan geliat sektor pariwisata yang semakin meningkat pasca gempa dahulu yang cukup terpuruk namun sekarang sudah mengalami peningkatan,” jelas dia.

Baca juga:  NTB Kekurangan Ratusan Ribu Kamar Hotel

Bagus menegaskan komitmen dan keseriusannya dihadapan para GM hotel dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata di senggigi. Bahkan bentuk keseriusan dan komitmen tersebut, kapolres langsung memberikan stiker call centre (Nomer HP pengaduan) kepada para GM hotel.

“Dengan harapan, ketika ada masalah sekecil apapun pihak hotel bisa menghubungi nomor tersebut sehingga Polres Lombok Barat bisa memberikan quick respon dalam menanggapi laporan tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula Kapolres menanggapi beberapa keluhan, usul dan saran serta permasalahan yang disampaikan GM Hotel area Senggigi. Di antaranya tentang kemampuan penaganan Investigasi awal Security, Masalah Pedagang asongan, dan frekuensi kegiatan Patroli.

Disamping itu, para GM Hotel berharap Polres Lobar untuk memfasilitasi kepada pihak terkait masalah fasilitas wisata di Area Senggigi. Untuk meningkatkan kemampuan security, Kapolres akan menyusun rencana untuk mengadakan pelatihan agar security lebih Peka dan tanggap.

Disampaikan juga pengaman dan keamanan di Daerah Wisata sangat diperlukan mengingat tamu asing banyak yang datang berwisata ke Sengggigi merasa aman dan nyaman.”Kaitan dengan pengaman, proitas utama saya sebagai kapolres apalagi ditahun baru dan perayaan natal pelayanan terhadap masyarakat akan ditingkatkan, sehingg masyarakat merasakan aman dan nyaman,” tegas dia.

Baca juga:  Hotel dan Agen Perjalanan Tawarkan Diskon Wisata Akhir Tahun

Terkait pedagang Asongan yang meresahkan wisatawan, pihaknya akan mengedepankan langkah Preemtif dan persuasif melalui fungsi Binmas. Pihaknya juga akan menyampaikan pada pertemuan dengan Para Kades dan Kadus agar dapat ditindak lanjuti bersama dari aparatur Desa bersama Anggota Polri.

Kapolres juga mengaskan bahwa Kegiatan Patroli ini sudah menjadi penekanan khusus dan atensi di jajarannya, dan ini juga sudah ditindak lanjuti dengan memberikan stiker call centre untuk memudahkan komunikasi.

Selanjutnya, Kapolres Lobar juga menaggapi pertanyaan dan keluhan beberapa GM Hotel diantaranya mengharapkan agar Polres Lobar memfasilitasi dengan pihak terkait untuk masalah banjir serta banyaknya fasilitas umum saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Menanggapi ini, Kapolres Lobar secepatnya akan mendorong pihak terkait untuk bertemu dan bersama-sama menyelesaikan ini untuk kemajuan pariwisata di Lombok Barat. (Her)