NTB Targetkan Jutaan Wisatawan dari Kapal Pesiar

Foto wisatawan kapal pesiar yang turun dari kapal pesiar. Mereka keliling ke sejumlah destinasi wisata di Lombok (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan banyaknya kapal pesiar yang singgah di Lombok akan mampu menjadi pemicu yang sangat kuat untuk peningkatan kunjungan wisatawan ke NTB.

Bahkan, dari kapal pesiar ini ditargetkan mampu menyedot ratusan ribu hingga jutaan wisatawan. Target tahun ini, pemprov NTB memasang 4 juta kunjungan wistawan. Tahun depan naik menjadi 4,5 juta wisatawan.

“Jelaslah, ini (kapal pesiar) memiliki trigger yang sangat kuat untuk peningkatan jumlah kunjungan wisatawan kita ke depan,”kata Rohmi ditemui disela-sela menyambut wisatawan di pelabuhan kapal pesiar Lembar, kemarin. Pemprov NTB tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 4 juta, sejauh ini dari target 4 juta wisatawan progresnya bagus sebab tahun lalu saja tingkat kunjungan meningkat.  Sedangkan tahun 2020 meningkat menjadi 4,5 juta pengunjung. Target kunjungan 4,5 juta wistawan ini juga kata dia didorong lebih besar dari kapal pesiar. Sebab tahun ini saja masih tersisa delapan kapal pesiar yang akan nyandar di Lombok.

Baca juga:  Fasilitas Wisata di Loang Baloq Rusak

Dijelaskan, trens peningkatan kunjungan wisatawan pascagempa sudah mulai pulih. Bahkan bisa dikatakan normal. Kondisi fsikologis masyarakat juga sudah pulih dan infrastruktur sangat siap menerima tamu. Menurut dia, justru kejadian gempa tahun lalu menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah untuk membangun pariwisiata NTB kedepan. Untuk

meyakinkan pengunjung agar tidak takut ke NTB, pihak pemerintah terus menyiapkan diri dari segala hal. Termasuk bagaimana mitigasi bencana agar bencana tidak menjadi hal yang ditakuti namun masyarakat siap menghadapinya.

Untuk lebih meningkatkan pengembangan sektor parwisata, pemprov tidak hanya mendorong destinasi wisata berskala besar namun juga mendorong desa wisata. Sejauh ini sudah banyak sekali desa wisata yang sudah dibentuk di berbagai daerah. Selain menggaet wistawan, pihaknya juga fokus mendatangkan investor untuk berivestasi di NTB. Pemda memberikan kemudahan berinvestasi bagi investor baik dari dalam dan luar negeri, bahkan pihak pemerintah menyiapkan istilah karpet merah dan karpet hijau untuk mempermudah investor mendapatkan izin.

Baca juga:  Rute Penerbangan Lombok-Singapura Harus Terwujud

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung saat dihubungi terpisah mengatakan serangkaian peningkatan fasilitas pelabuhan khususnya terkait dengan kapal pesiar adalah upaya Pelindo III dalam mendukung program pemerintah yang berencana untuk mengembangkan 10 destinasi wisata baru atau disebut Bali Baru untuk mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian BUMN membentuk tim sinergi BUMN Pariwisata dimana Pelindo III menjadi salah satu anggotanya.  Sementara itu, setiap tahun jumlah kunjungan kapal pesiar terus meningkat, tahun 2017 terealisasi 131 unit dengan 89,224 wisatawan dan di tahun 2018 sebanyak 139 unit dengan membawa 126,119 wisatawan. Hingga akhir Oktober 2019 tercatat 119 unit dan 81,869 wisatawan. (her)