Sekda Tinggalkan Jabatan Setelah Keluar SK Pemberhentian dari Presiden

Rosiady H. Sayuti (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan, Pemprov sudah menulis pelepasan Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D kembali ke jabatan fungsional dosen di Universitas Mataram (Unram). Saat ini, surat pemberhentian Rosiady menjadi Sekda NTB dari Presiden sedang berproses di pemerintah pusat.

‘’Nanti Pak Sekda turun, beliau itu kalau ada surat pemberhentian dari Presiden,’’ kata gubernur dikonfirmasi di DPRD NTB, Selasa, 14 Mei 2019.

Gubernur menjelaskan, surat pelepasan Sekda dibuat karena Unram memberikan batas waktu (deadline) sampai awal 8 Juni 2019. Apabila lewat dari 8 Juni, maka usianya sudah lebih dari 58 tahun.  Artinya, kalau lewat dari 58 tahun, maka tidak bisa lagi kembali ke Unram.

Baca juga:  Empat Dinas Baru Mulai Diajukan

Lantas apakah akan ada Pelaksana Tugas (Plt) Sekda yang akan ditunjuk setelah Rosiady pindah ke Unram? Gubernur mengatakan, dirinya akan melihat nanti. Apabila Plt Sekda dirasa lebih produktif maka akan ditunjuk Plt Sekda NTB.

Termasuk mengenai rencana pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) untuk menjaring calon-calon Sekda NTB yang baru. Gubernur mengatakan, belum akan dibentuk dalam waktu dekat ini. ‘’Nanti kita lihat. Masih bulan puasa ini,’’ katanya.

Namun yang jelas, akan dibentuk Pansel. Tapi gubernur tak menyebutkan kapan akan dibentuk Pansel untuk menjaring Sekda NTB yang baru. Sesuai ketentuan, gubernur akan mengajukan tiga nama calon Sekda NTB ke pemerintah pusat.

Selanjutnya, pemerintah pusat menetapkan salah satu dari tiga nama yang diajukan gubernur sesuai hasil Pansel. ‘’Yang menentukan Jakarta,’’ terangnya.

Baca juga:  Jabatan Sekda NTB Segera Berakhir, Seleksi Tunggu Perintah Gubernur

Disinggung peluang Rosiady menjadi Komisaris PT. Bank NTB Syariah setelah tak menjadi Sekda, Dr. Zul mengatakan selama menjadi Sekda NTB, Rosiady punya banyak jaringan. Kebetulan juga, kata Dr. Zul, posisi Komisaris PT. Bank NTB Syariah ada yang kosong.

‘’Kami juga hitung-hitung. Karena memang komisaris di Bank NTB Syariah kebetulan ada yang kosong,’’ tandasnya.

Terkait dengan nama-nama pejabat Pemprov yang berpeluang menjadi Sekda, informasi yang diserap, sementara muncul sejumlah nama. Seperti Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, Ir. H. Iswandi, M. Si, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.Sc, M.TP. Dari sisi pangkat dan golongan sudah memenuhi syarat. (nas)