TPQ Daruttahfidz Hadir Memberantas Buta Huruf Alquran

TPQ Daruttahfidz

Mataram (suarantb.com) – Bekal ilmu sedapat mungkin memang diberikan kepada anak pada saat mereka masih segar menerima ilmu tersebut. Apalagi ilmu yang diberikan terkait akidah dan akhlak mereka nantinya. Pendidkan agama, selain diberikan oleh orang tua di rumah,  perlu bagi anak-anak mendapatkan tambahan ilmu di lembaga-lembaga pendidikan,  baik formal maupun non formal.

Salah satu lembaga pendidikan non formal yang fokus pada pendidikan akhlak anak adalah Taman Pendidikan Qur’an (TPQ). Salah satunya adalah TPQ Daruttahfidz.  Pimpinam TPQ Daruttahfidz,  M.Hariz,  S.Pd.I kepada suarantb.com, Selasa,  14 Mei 2019 menuturkan, TPQ merupakan pendidikan non formal jenis keagamaan yang menjadikan Alquran sebagai materi utamanya.

“Sebenarnya tujuan awal dan mendasar kami mendirikan TPQ Daruttahfidz ini untuk memberantas buta huruf Alquran.  Jadi kami ingin mengenal dan menanamkan kecintaan kepada Alquran sejak usia dini serta membantu program pemerintah dalam bidang keagamaan, ” kata Haris.

TPQ yang memiliki visi misi Maju Kompetitif dan Berakhlak Mulia ini berada di 2 lokasi berbeda namun masih berdekatan.  Yakni TPQ Daruttahfidz 1 berlokasi di Jl.Mahoni No.18, Kr.Kelok Mataram, dan TPQ Daruttahfidz 2 berlokasi di Jl.Dewi Sartika, Monjok Barat.

Hariz menjelaskan TPQ Daruttahfidz dibagi menjadi 2 karena lokasi pertama yang tidak mampu menampung seluruh santri.  “Jumlah kelas yang kami miliki saat ini ada 9 kelas yang terdiri kurang lebih 285 santri dan 20 pengajar yang kami bagi menjadi 2 shift.  Ada kelas sore dan malam, ” paparnya.

Para santri yang belajar di TPQ ini tidak hanya berasal dari wilayah Kota Mataram.  Tetapi juga dari Lombok Barat seperti Montong dan Kekait.  Hariz menambahkan  TPQ Daruttahfidz memiliki 4 program dan 4 jenjang pendidikan.  Programnya terdiri dari Iqro’/pemula, Tahsin, Tahfidz, dan tilawah.  Sedangkan jenjang pendidikan ada TKA, TPA, TPQ, dan diniyah.

“Jenjang pendidikan ini akan dilalui kurang lebih selama 3 tahun.  Setelah itu akan kami wisuda sebagai tanda mereka telah lulus.  Setiap tahun kami bisa mewisuda 20-30 santri, ” sebutnya.

Adapun fasilitas yang tersedia di TPQ ini terbilang cukup lengkap.  Selain ruang kelas yang nyaman,  taman yang luas dan bersih.  Ada juga perpustakaan sebagai penunjang pendidikan. “Kami juga memiliki koperasi, kami juga membangun kes mart syari’ah yang menyediakan aneka sembako, ATK, seragam TPQ dan aneka snack yang dapat dibeli oleh para santri, para pengajar, maupun wali santri.  Jadi kehadiran semua fasilitas di TPQ untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar, ” ujarnya.

Selaku pimpinan TPQ Daruttahfidz, Hariz mengungkapkan harapannya agar TPQ Daruttahfidz menjadi lembaga yang semakin besar kedepannya.  Diharapkan TPQ tersebut bisa menjadi Pondok Pesantren Alquran, menjadi lembaga pendidikan yang lebih besar dan formal.

Sehingga mengayomi masyarakat sekitar dengan harapan kehadirannya memberikan dampak yang besar terhadap pendidikan akhlak bagi masyarakat yang menitipkan anak-anaknya di TPQ. Pihaknya menaruh harapan besar kepada pemerintah dan wali santri untuk berpartisipasi  dalam setiap program dan kegiatan TPQ Daruttahfidz. (*)