Percepat Pemulihan Pascagempa, Pegadaian Rayakan HUT Ke -118 Bersama Judika di Lombok

Pemimpin Wilayah VII PT. Pegadaian (Persero) bernyanyi bersama Judika untuk menghibur insan Pegadaian pada puncak peringatan HUT ke -118 di Lombok.

Mataram (suaranb.com) – PT Pegadaian (Persero) per tanggal 1 April 2019 ini resmi memasuki usia ke-118. Memperingati hari jadinya, PT. Pegadaian memilih melaksanakannya di Lombok, mendatangkan artis nasional, Judika.

Mengapa dilombok ? Pemimpin Wialayah VII PT Pegadaian (Persero) Denpasar Nuril Islamiah mengatakan  niatannya untuk mengapresiasi semua insan Pegadaian di Lombok pasca terjadinya gempa Agustus 2018 lalu.

“Agar kembali fresh, segar bugar dan sekaligus memberikan hiburan, dan juga bisa exited/ melewati target yang ditentukan (tumbuh 10,29%),” kata Nuril di puncak peringatan HUT ke -118 di Hotel Lombok Raya, Mataram Jumat malam, 3 Mei 2019.

Hadir pada kegiatan ini, Pemimpin Wilayah, Inspektorat Wilayah,  Deputy Operasional, Para Deputy Bisnis Area, dan para Pejabat Cabang,dan para pegawai juara dari area Denpasar 1, Denpasar 2, Area Ampenan, Dompu, Kupang dan Area Ende.  Dan semua insan Pegadaian yang ada di Lombok, termasuk Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP) dari semua area juga turut hadir.

Rangkaian kegiatan HUT Pegadiaan 2019 ini diisi dengan lomba cerdas cermat, dilanjutkan dengan lomba vlog, sekaligus bertukar pengalaman terkait cara metode untuk menjaring nasabah. Kegiatannya berjalan sukses, meriah dan menyenangkan. Lebih-lebih, Judika menghibur insan Pegadaian yang hadir sangat lepas.

Dibagian lain, mengusung transformasi menuju “Era Baru The Gade”, perusahaan yang berdiri sejak 1 April 1901 ini siap melesatkan kinerja perusahaan dan bisnis. Dalam transformasi ini, jajaran Board of Director (BOD) Pegadaian selalu fokus pada dua hal utama.  Pertama tentunya BOD akan terus fokus pada bagaimana bisa meraih kinerja yang excellent. Kedua secara terus-menerus BOD bisa meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Untuk mewujudkan kedua hal di atas, kata Nuril, maka seluruh insan Pegadaian harus bisa guyub, rukun, bersatu dalam menghadapi perubahan yang cepat dan persaingan bisnis yang makin ketat.

“Kuncinya adalah keterbukaan dalam berkomunikasi. Karena dengan keterbukaan maka akan menciptakan kekompakan, dan dengan kekompakan akan lebih mudah untuk memajukan perusahaan,” ujarnya.

Nuril  menyebut era tranformasi, restorasi pada 2019 yaitu insan Pegadaian harus melakukan perubahan mindset, bisnis dan dalam meraih pasar.

Sebagai informasi,  nasabah di tahun 2019 ditetapkan sebanyak 1,32 juta atau tumbuh 10,38% dari tahun 2018. Target rekening sebanyak 2,33 juta (naik 25,54%), target OSL Rp4,49 miliar (naik 13,03%). Pendapatan usaha Rp1,37 triliun (naik 19,65%) dan laba usaha Rp700,21 miliar  (naik 20,05%)

Disamping target tersebut, Pegadaian Kanwil Denpasar juga memiliki target sendiri, yaitu ingin menjadikan Kanwil Denpasar “Juara”.

Untuk mencapai target tersebut, tekadnya menerapkan filosofi kerja sesuai tema, yaitu #1 Team, Visi, Tujuan, Rencana, Eksekusi Rasa, Energy. Kami yakin dengan semangat  dan komitmen yang kuat, target tersebut dapat tercapai dengan baik.

“Pegadaian Denpasar tahun ini ditargetkan Rp4,6 triliun dan pada 2023 di kisaran Rp10,25 triliun atau ada peningkatan 2,5 kali lipat,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, berbagai inovasi produk dan layanan baru pun telah diluncurkan Pegadaian untuk menandai transformasi “Era Baru The Gade”. Di antaranya layanan digital atau Pegadaian Digital Service yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan Pegadaian secara online di smartphone atau gadget.

Lalu ada investasi tabungan emas yang bisa juga digunakan untuk jaminan haji, digadaikan kembali atau hal lainnya. Itu berarti masyarakat yang tidak bisa langsung investasi dengan biaya tinggi bisa hanya dengan Rp6 ribu sudah bisa menabung emas dan investasi. (bul)