Gubernur Puji Langkah Cepat Airasia

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah bersama Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti, CEO Airasia Indonesia, Dendy Kurniawan, Staf Khusus Bidang Konektivitas Udara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Judi Rifajantoro dan crew AirAsia foto bersama dengan latar pesawat Airbus A320 yang tengah diparkir di appron LIA, Kamis, 2 Mei 2019. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zukliefliemansyah, memuji langkah cepat dan berani yang dilakukan maskapai Airasia, dengan menetapkan Lombok International Airport (LIA) sebagai bandara hub kelimanya di Indonesia. Hal itu menunjukkan kalau potensi yang dimiliki Lombok belum habis. Kendati sempat ditimpa musibah gempa bumi pada tahun 2018 lalu.

‘’Tentu ini (penetapan LIA sebagai bandara hub Airasia) kita sambut gembira. Dan, ini nyatanya jauh lebih cepat dari apa yang diperkirakan,’’ ujar  gubernur di LIA, Kamis, 2 Mei 2019 kemarin usai penandatanganan kerjasama antara AirAsia dengan Kementerian Pariwisata. Kerjasama tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan dari Australia khususnya ke NTB.

Menurutnya, dijadikannya LIA sebagai bandara hub oleh maskapai Airasia menunjukkan kalau investor, para pelaku usaha maupun pegiatan bisnis masih percaya dengan potensi yang dimiliki Lombok khususnya. Tidak kalah penting hal itu bisa mendorong perkembangan pariwisata di daerah ini bisa semakin baik ke depan.

Pemerintah baik itu pusat maupun daerah pastinya akan siap mendukung. Dengan terus melakukan upaya, termasuk promosi. Sehingga wisatawan yang datang ke daerah ini akan semakin tinggi. Yang pada akhirnya bisa mendukung kegiatan dunia usaha didaerah ini tentunya. ‘’Kita sebagai pemerintah pastinya akan mendukung sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki,’’ katanya.

Terpisah, CEO Airasia Indonesia, Dendy Kurniawan, mengatakan selain menetapkan LIA sebagai bandara hub baru Airasia, pihaknya juga akan membuka rute penerbangan baru. Yakni Lombok-Perth Australia. Ditambah rute domestik lainnya. Seperti Lombok-Denpasar, Yogyakarta dan tentunya rute Lombok-Jakarta.

Baca juga:  Wagub : Pembukaan Rute Perth – Lombok Dapat Respons Luar Biasa

Ke depan pihaknya, juga sudah berencana untuk membuka rute Lombok-Singapura serta menambah flight Lombok-Kuala Lumpur. Termasuk ada juga rencana untuk ekspansi ke wilayah Indonesia timur lainnya. ‘’Penetapan LIA sebagai bandara hub Airasia ini kita harapkan bisa menjadi langkah awal bagi Airasia untuk berkontribusi bagi pengembangan daerah. Terutama di bidang pariwisata,’’ tandas Dendy.

Hub Airasia Kelima

Maskapai internasional berbiaya murah Airasia, resmi menjadikan LIA sebagai bandara hub kelimanya di Indonesia. Setelah Jakarta, Medan, Surabaya serta Denpasar Bali.

Dengan penunjukkan LIA sebagai bandara hub Airasia, pihak maskapai selanjutkan akan menempatkan dua pesawat setiap hari di LIA. Untuk melayani penerbangan keberbagai rute penerbangan milik maskapai Airasia.

‘’Dengan ditetapkannya LIA sebagai bandara hub Airasia, maka sejauh ini total kita sudah memiliki lima bandara hub se-Indonesia,’’ jelas Dendy Kurniawan.

Dikatakannya, pemilihan LIA sebagai bandara hub Airasia tidak sembarang. Tetapi sudah melalui proses kajian yang mendalam dan sudah dilakukan sejak lama. Dan, salah satu dasar pertimbangan kenapa kemudian pihak Airasia menetapkan LIA sebagai bandara hub, karena potensi luar biasa yang dimiliki Lombok. Terutama potensi pariwisata.

Baca juga:  Wagub : Pembukaan Rute Perth – Lombok Dapat Respons Luar Biasa

Terlebih sekarang Lombok sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai 10 destanisasi wisata unggulan baru nasional. Itu artinya, Lombok berpotensi menjadi daerah tujuan wisata dimasa yang akan datang. Selain Bali dan destinasi wisata lainnya di Indonesia.

Lebih lanjut, Dendy mengatakan, tahun lalu Lombok memang sempat dilanda bencana gempa bumi yang membuat dunia pariwisata Lombok terguncang. Sehingga dengan kehadiran Airasia di Lombok kali ini diharapkan bisa membantu pemerintah mempercepat recovery pascagempa.

Staf Khusus Bidang Konektivitas Udara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Judi Rifajantoro, mengaku langkah yang diambil Airasia tersebut merupakan satu langkah brilian. Mengingat Lombok saat ini memang tengah menjadi salah satu destinasi pariwisata yang cukup bagus pertumbuhanya. Seiring dengan semakin dikenalnya Lombok oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Oleh pemerintah pusat, Lombok juga sudah ditetapkan sebagai empat destinasi pariwisata super prioritas. Selain Borobudur Yogyakarta, Tanau Toba serta Labuan Bajo. Dengan begitu akan banyak program pemerintah pusat yang turun di Lombok. Guna mendukung pengembangan pariwisatanya.

‘’Apa yang dilakukan Airasia dalam hal ini sudah sangat tepat,’’ tegas Judi. Apalagi letak LIA sendiri sangat strategis. Bisa menghubungkan pasar Asia di wilayah utara dengan pasar Australia di wilayah selatan yang memang merupakan salah satu pasar pariwisata terbesar Indonesia. (kir)