Peringatan Hardiknas dan Hari Otda 2019 Peringkat LPPD Sumbawa Naik, Camat Diberi Penghargaan

M. Husni Djibril --- Sekda Sumbawa, H. Rasyidi dan Bunda PAUD, Hj. Amien Rahmani Husni Djibril menyerahkan penghargaan kepada camat yang berhasil membina sekolah sehat pada upacara Hardiknas dan Otda 2019. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah ke-XXIII tahun 2019, Kamis, 2 Mei 2019 . Diawali dengan memberikan penghargaan kepada sejumlah camat atas keberhasilannya membina sekolah sehat.

Dalam sambutan Bupati Sumbawa melalui Sekda, Drs. H. Rasyidi, disampaikan sejumlah keberhasilan Sumbawa, diantaranya, Laporan Penyelengaraan Pemerintah Daerah (LPPD), yang naik peringkat dari 46 ke 32 secara nasional (dari 514 kabupaten/kota di Indonesia). Sedangkan untuk tingkat Provinsi NTB, Sumbawa berada pada peringkat pertama.

Upacara diawali dengan pemberian penghargaan oleh Sekda kepada Camat Plampang, Camat Alas Barat, dan Camat Empang, yang telah berhasil membina sekolah sehat menjadi juara 1 tingkat kabupaten. Dan akan menjadi sekolah percontohan UKS, yang pada bulan Juni 2019 akan mengikuti penilaian tingkat nasional. Lomba diwakili oleh SDN Kerato dan TK. Sari Asih.

Sekda juga memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada sekolah percontohan UKS kategori TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan diterima secara simbolis oleh juara 1 dari masing-masing kategori.

Bupati Sumbawa melalui Sekda yang menjadi Pembina Upacara untuk terakhir kalinya, mengingat akan purna tugas 1 Juni 2019, menyatakan dalam memperingati Hardiknas tahun 2019 yang mengambil tema ‘’Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan,’’  mengajak untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan Ki Hadjar Dewantara.

Baca juga:  NTB Wakili Indonesia dalam Sidang Umum WHA di Geneva

Sedangkan terkait peringatan Hari Otda, bupati memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat dengan telah mendukung terselengaranya Pemilu serentak tanggal 17 April 2019 yang berjalan lancar, aman dan tertib. Pascapemungutan suara Pemilu serentak ini diharapkan senantiasa menjaga suasana kondusif di masyarakat. Sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan terselenggara dengan aman, lancar dan terkendali.

Disampaikan pula tentang keberhasilan Kabupaten Sumbawa dalam hal pengelolaan keuangan yang memperoleh opini WTP secara berturut-turut selama 6 tahun dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Sedangkan untuk LPPD Sumbawa naik peringkat dari 46 ke 32 secara nasional dan peringkat pertama di NTB.

Pada akhir sambutannya, bupati menegaskan beberapa hal antara lain mengawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumber daya yang ada. Kemudian  meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dengan DPRD dan masyarakat. Sehingga tercipta tata kelola hubungan pemerintahan yang sinergis.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar peluncuran pengembangan Pendiidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Bunda PAUD Kabaupaten Sumbawa Hj. Amien Rahmani Husni Djibril. Launching PAUD-HI diharapkan dapat mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan agar kelak pertumbuhan anak-anak bisa maksimal baik secara fisik maupun secara psikologi.

Baca juga:  Syamsuri Firdaus, Sosok Pendiam yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Hal terpenting dari program PAUD HI adalah koordinasi di antara para stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Karena itu, bupati berharap penguatan koordinasi para stakeholders dapat terus ditingkatkan secara rutin, baik dalam perencanaan maupun implementasi program, dan peran seluruh pemangku kepentingan (pemerintah, masyarakat dan dunia usaha) harus bahu-membahu untuk dapat mewujudkannya.

Kepada Suara NTB sebelumnya terkait keberhasilan perbaikan peringkat LPPD, bupati menyatakan, prestasi ini tak lepas dari direktifnya sebagai bupati kepada OPD dan perangkat kerjanya. Dalam hal ini, OPD harus betul-betul melaksanakan kegiatannya atau mengerjakan sesuatu itu berdasarkan aturan.

‘’Laksanakan program sesuai rentang waktu yang ditentukan oleh aturan. Saya perintahkan seluruh perangkat kerja untuk bekerja serius, bekerja dengan aturan, penuhi waktu-waktu yang ditentukan. Maka perbaikan peringkat nasional dan bahkan terbaik pertama di NTB bisa kita raih, seperti saat ini,’’ pungkasnya. (arn/ind/*)