NTB Peringkat Tiga Nasional EKPPD 2018

Irnadi Kusuma (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB berhasil menempati peringkat tiga nasional dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) 2018. NTB berhasil menyalip provinsi-provinsi besar lainnya seperti DKI Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, H. Irnadi Kusuma, S. STP, ME mengatakan pada 2017, NTB menempati peringkat 6 nasional. Kemudian turun ke peringkat 10 nasional pada 2018.

‘’Sekarang masuk peringkat tiga nasional, dari posisi 10,’’ kata Irnadi dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 26 April 2019 siang.

Irnadi menjelaskan, kinerja pemerintah daerah tahun 2019 ini merupakan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2017 yang dilaporkan pada 2018 dan dinilai pada 2019. Ia mengatakan target NTB masuk peringkat tiga nasional merupakan target sejak dulu.

‘’Target sudah bisa tercapai. Sekarang tinggal kita pertahankan. Kita sempat peringkat enam, turun lagi di 2016 ke peringkat 10. Melonjak tajam, dari 10 masuk tiga besar sekarang,’’ katanya.

Baca juga:  Syamsuri Firdaus, Sosok Pendiam yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Irnadi menjelaskan, setiap daerah punya kesempatan yang sama untuk memperoleh peringkat terbaik. Selama ini, NTB masuk enam besar dan 10 besar. Tetapi sekarang, mampu mencapai peringkat tiga besar.

‘’Artinya, kerjasama antar semua OPD terkait dengan pelaporan penyelenggaraan pemerintahan daerah sudah meningkat dengan baik. LPPD masuk tiga besar karena OPD mampu berkolaborasi, bekerjasama dengan baik untuk mencapai peringkat tiga nasional,’’ katanya.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB ini mengatakan, dibutuhkan komitmen semua OPD untuk meningkatkan dan mempertahankan prestasi yang telah dicapai. Ia mengatakan mempertahankan prestasi yang telah dicapai jauh lebih sulit.  Sehingga dibutuhkan komitmen dari semua OPD untuk bisa berkolaborasi dalam rangka menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan baik sesuai indikator yang sudah ditetapkan.

‘’Ada indikator kinerja kunci (IKK) dan sebagainya yang harus dipenuhi oleh OPD. Penilaian indikator kinerja kuncinya. Itulah yang menjadi penilaian utama,’’ ujarnya.

Baca juga:  NTB Wakili Indonesia dalam Sidang Umum WHA di Geneva

Penyerahan piagam penghargaan kepada daerah dengan kinerja penyelenggaraan pemerintahan terbaik diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo pada  upacara peringatan ke-23 Hari Otonomi Daerah (Hari Otoda) di Stadion Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 25 April 2019.

Penghargaan diberikan kepada 23 daerah yang memiliki kinerja baik berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2018. Provinsi yang meraih penghargaan tersebut yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, dan NTB. Untuk tingkat kabupaten/kota di NTB, tak satupun mendapatkan penghargaan tersebut.

Untuk tingkat kabupaten, penghargaan diraih Sidoarjo, Pasuruan, Karanganyar, Banyuwangi, Kuningan, Bone, Bintan, Bulukumba, Gianyar, dan Pohuwato. Sedangkan, 10 kota penerima penghargaan dari Mendagri adalah Makassar, Gorontalo, Semarang, Pekanbaru, Tangerang, Cimahi, Madiun, Banjar, Surabaya, dan Denpasar. (nas)