Perolehan Suara Golkar Diprediksi Menurun di Mataram

Misbach Mulyadi sedang meneliti form C1 perolehan Partai Golkar di Dapil I  Kota Mataram DPRD NTB. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Dalam Pemilu 2019 ini, perolehan suara Partai Golkar diprediksi menurun. Hal ini akan berkonsekuensi pada penurunan peroleh kursi di parlemen. Sehingga kursi Ketua DPRD NTB yang selama ini selalu jadi langganan, berpeluang hilang.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB, H. Misbach Mulyadi yang dikonfirmasi Suara NTB mengakui bahwa perolehan suara Golkar di Mataram di luar ekspektasi. Ia sendiri memperkirakan akan terjadi penurunan suara Golkar di Mataram.

“Kita memang belum mendapatkan gambaran yang utuh soal hasil Pileg, karena masih dalam proses rekapitulasi. Tapi saya lihat dari hampir semua C1 TPS ada yang besar dan kecil. Secara umum hasilnya ini di luar ekspektasi bagi partai dan caleg,” katanya Jumat, 19 April 2019.

Disebutkan Misbach, dari 40 persen data C1 yang sudah berhasil diinput dari 1.249 TPS se Kota Mataram, rata-rata peroleh caleg Partai Golkar di sebagian besar TPS berdasarkan C1 tersebut, terbilang sangat kecil. Masing-masing caleg hanya berkisar di angka belasan di tiap-tiap TPS.

Baca juga:  Perolehan Suara Sementara, Sejumlah Caleg Petahana Belum Aman

“Misalkan saya, di TPS Ampenan selatan saya dapat 11 suara, dan TPS Sekarbela, 39 suara, TPS yang lain-lain hanya lima, delapan suara. Jadi kesimpulan saya sebaran suara caleg tidak signifikan. Ini saya bicara by data,” katanya.

Kecilnya perolehan suara tersebut, tidak hanya dialami oleh Partai Golkar, partai lain juga terlihat dari C1 memiliki sebaran suara yang tidak jauh berbeda kondisinya Partai Golkar. Sehingga ia berkesimpulan bahwa harga kursi anggota DPRD akan menurun.

Menurut Misbach, hal itu terjadi lantaran Pemilu legislatif yang digelar serentak dengan Pilpres. Dimana antusiasme masyarakat lebih tinggi untuk berpartisipasi mengikuti Pilpres dibandingkan dengan legislatif. Karena itu, Pemilu 2019 ini harus dievaluasi kembali digelar serentak dengan Pilpres.

Baca juga:  Perkiraan Suara Dapil Kota Mataram : Golkar Anjlok, PKS Raih Kursi Terakhir

“Harusnya dipisah, karena pileg ini lewat oleh Pilpres, karena antusiasme masyarakat lebih tinggi untuk Pilpres, berbondong-bondong memilih,” katanya.

Terakhir disampaikan Misbach, ia optimistis bahwa Pemilu 2019 ini ia akan terpilih sebagai wakil rakyat dari dapil I Kota Mataram untuk DPRD NTB. Ia berani mengatakan demikian, karena dari data C1 yang sudah masuk, ia masih memimpin perolehan suara untuk caleg Golkar.

“Alhamdulillah masih memimpin, unggul jauh tapi yang jadi kekhawatiran, partai ini dapat kursi atau tidak. Kalau kita melihat hasil Pemilu sementara ini secara keseluruhan. Mudah-mudahan ini tidak berubah sampai tahap akhir,” pungkasnya. (ndi)